Como Temukan Penerus Nico Paz: Transfer Gratis?

Klub sepak bola Como 1907, yang dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, Hartono Bersaudara, kini tengah menghadapi tantangan untuk mencari pengganti potensial bagi salah satu pemain kuncinya, Nico Paz. Paz, yang telah menjelma menjadi pemain muda kreatif di Eropa sejak bergabung dengan Como pada musim panas 2024, berpotensi kembali ke Real Madrid pada musim panas 2026.

Como mengeluarkan investasi yang signifikan, yakni 6 juta euro atau sekitar 118 miliar rupiah, untuk memboyong Paz dari Real Madrid. Di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas, dengan gaya permainan atraktifnya, Paz berhasil mengembangkan potensi terbaiknya di klub yang berbasis di Lombardy tersebut.

Namun, kepemilikan Como atas Nico Paz tidak sepenuhnya mutlak. Real Madrid, saat menjual Paz, menyertakan klausul buy-back, yang memungkinkan mereka untuk membeli kembali sang pemain di masa depan dengan harga yang telah disepakati, yaitu sekitar 9 juta euro.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Real Madrid berencana untuk mengaktifkan klausul tersebut pada musim panas 2026. Situasi ini memaksa Como untuk mulai mencari pengganti yang sepadan bagi pemain berusia 21 tahun tersebut.

Menariknya, Como sebenarnya tidak perlu mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pengganti Paz. Pasalnya, terdapat satu pemain dalam skuad mereka yang dinilai memiliki potensi untuk mengisi posisi tersebut, yaitu Martin Baturina.

Baturina, yang baru bergabung dengan Como 1907 pada bursa transfer musim panas 2025, didatangkan dari Dinamo Zagreb dengan biaya 18 juta euro ditambah bonus sebesar 3 juta euro. Pemain yang digadang-gadang sebagai junior Luka Modric di Timnas Kroasia ini menandatangani kontrak berdurasi 5 tahun, yang akan membuatnya membela Como hingga Juni 2030.

Awal Karier yang Kurang Mulus

Awal karier Baturina di Stadio Giuseppe Sinigaglia tidak berjalan sesuai harapan. Gelandang serang berusia 22 tahun ini sempat kesulitan untuk menembus starting line-up pada paruh pertama musim 2025-2026. Persaingan ketat dengan Nico Paz membuatnya lebih sering menjadi pemain pengganti atau sekadar menghuni bangku cadangan.

Kebangkitan di Paruh Kedua Musim

Namun, situasi berubah secara signifikan pada paruh kedua musim. Momentum kebangkitan Baturina dimulai ketika ia mencetak gol penyelamat bagi Como 1907 saat bermain imbang 1-1 melawan Bologna pada giornata ke-20 Liga Italia. Sejak saat itu, Baturina terus dipercaya untuk tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan berikutnya.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya tidak disia-siakan. Baturina mampu memberikan kontribusi gol secara konsisten dalam setiap pertandingan tersebut. Peningkatan performa yang signifikan inilah yang membuat Baturina dianggap layak untuk menjadi penerus Nico Paz.

Aset Jangka Panjang Klub

Selain performanya yang semakin meningkat, usia Baturina yang masih muda juga menjadi nilai tambah. Ia berpotensi menjadi aset jangka panjang bagi klub. Dengan usianya yang baru 22 tahun, Baturina memiliki waktu yang cukup untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Como 1907 di masa depan.

Faktor-faktor yang Membuat Baturina Layak Menggantikan Paz:

  • Peningkatan Performa: Baturina menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di paruh kedua musim, dengan mencetak gol-gol penting dan menjadi starter reguler.
  • Usia Muda: Usianya yang masih muda (22 tahun) membuatnya menjadi aset jangka panjang bagi klub.
  • Potensi Besar: Baturina memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi pemain kunci bagi Como 1907.
  • Sudah Beradaptasi: Baturina sudah beradaptasi dengan gaya permainan Como 1907 dan memiliki chemistry yang baik dengan pemain lain.

Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, Martin Baturina dinilai sebagai kandidat ideal untuk menggantikan Nico Paz jika sang pemain benar-benar kembali ke Real Madrid pada tahun 2026. Como 1907 memiliki pemain yang siap untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Paz dan melanjutkan kesuksesan klub di masa depan.