Liverpool Sambut Wolverhampton di Anfield: Duel Dua Kutub Klasemen Liga Premier
Suasana meriah menyelimuti Anfield saat Liverpool dijadwalkan menjamu Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Liga Premier pada hari Sabtu. Tim asuhan Arne Slot, yang tengah menunjukkan performa menanjak, berambisi untuk melanjutkan tren positif mereka, sementara tim tamu dari Molineux justru bergulat di papan bawah klasemen. Kemenangan 2-1 atas Tottenham Hotspur akhir pekan lalu memang membawa Liverpool mendekat ke posisi empat besar, namun selisih gol yang lebih rendah dari Chelsea masih menempatkan mereka di luar zona Liga Champions saat Natal. Di sisi lain, Wolverhampton semakin terperosok di dasar klasemen.
Liverpool: Momentum Kebangkitan di Kandang
Liverpool kini tengah menikmati rentetan hasil positif. Tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk dua kemenangan beruntun di Liga Premier, menjadi bukti kebangkitan The Reds. Setelah mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Inter Milan di Liga Champions, mereka melanjutkan momentum dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Brighton & Hove Albion di kandang sendiri. Puncak dari performa apik ini adalah kemenangan dramatis atas Tottenham Hotspur di London Utara.
Pertandingan melawan Spurs tersebut menjadi saksi bisu bagaimana Liverpool mampu membalikkan keadaan. Keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada gelandang Tottenham, Xavi Simons, di babak pertama, tampaknya menjadi titik balik krusial. Liverpool berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-56 melalui gol pemain pengganti Alexander Isak, yang kemudian harus ditarik keluar akibat tekel keras dari Micky van de Ven. Hugo Ekitike menggandakan keunggulan beberapa menit kemudian, memastikan tiga poin bagi timnya. Meskipun sempat tertekan di menit-menit akhir pertandingan akibat kartu merah yang diterima Cristian Romero, Liverpool berhasil mempertahankan keunggulan mereka.
Pelatih Arne Slot menganggap kemenangan ini sebagai validasi dari pendekatannya, meskipun ia mengakui timnya sempat mengalami kemunduran di awal musim. Periode antara 27 September hingga 26 November lalu memang menjadi catatan kelam bagi Liverpool, dengan kekalahan sembilan kali dari dua belas pertandingan di semua kompetisi. Namun, kini mereka telah bangkit dan tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir, termasuk lima di Liga Premier (tiga menang, dua imbang).
Prospek Liverpool untuk terpeleset saat menjamu tim yang sedang berjuang keras seperti Wolverhampton tampaknya sangat kecil. Terlebih lagi, Liverpool memiliki rekor impresif di kandang sendiri, Anfield, terutama pada periode antara Natal dan Tahun Baru. Mereka tercatat memenangkan 17 dari 20 pertandingan liga di periode tersebut, dengan hanya satu kekalahan yang terjadi melawan Wolves pada tahun 2010.
Wolverhampton Wanderers: Terpuruk di Dasar Klasemen
Kontras dengan Liverpool, Wolverhampton Wanderers justru berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Kekalahan 2-0 dari Brentford akhir pekan lalu semakin memperburuk rentetan hasil buruk mereka. Gol dari Keane Lewis-Potter tidak hanya menambah penderitaan, tetapi juga membuat “The Old Gold” menyamai rekor tanpa kemenangan terpanjang di awal musim Liga Premier, setara dengan Sheffield United pada tahun 2021 yang mencatatkan 17 pertandingan tanpa kemenangan.
Situasi genting ini bukanlah kebetulan. Wolverhampton tercatat sebagai tim dengan gol paling sedikit di liga musim ini (hanya 9 gol), sementara pertahanan mereka menjadi yang paling rapuh dengan kebobolan 37 gol. Lebih parahnya lagi, mereka kini telah menelan 10 kekalahan beruntun di liga utama.
Hanya hasil imbang 1-1 melawan Tottenham dan Brighton yang mampu menyelamatkan mereka dari kekalahan di liga musim ini. Dengan tertinggal 16 poin dari zona aman, Wolverhampton berpotensi menjadi tim kedua dalam sejarah Liga Sepak Bola Inggris yang hanya mampu mengumpulkan dua poin dari 18 pertandingan pertama di musim yang sama, menyusul jejak Newport County pada musim 1970/71.
Menghadapi Liverpool di Anfield tentu saja tidak memberikan harapan besar bagi Wolverhampton. Mereka telah kalah dalam 16 dari 17 pertemuan liga terakhir melawan The Reds. Meskipun pelatih Rob Edwards berharap timnya bisa mendapatkan dorongan semangat dari awal pertandingan yang cepat, mengingat statistik menunjukkan bahwa semua 17 kemenangan kandang Liverpool musim ini diraih oleh tim yang mencetak gol lebih dulu, harapan tersebut tampak tipis.
Berita Tim dan Potensi Absen
Kedua tim menghadapi tantangan terkait ketersediaan pemain.
Liverpool
- Cedera:
- Alexander Isak dipastikan absen sekitar dua bulan akibat cedera pergelangan kaki yang didapatnya saat melawan Tottenham.
- Conor Bradley masih diragukan tampil (50-50) karena masalah kebugaran.
- Wataru Endo (pergelangan kaki), Joe Gomez (otot), dan Giovanni Leoni (ACL) dipastikan tidak dapat bermain.
- Skorsing:
- Dominik Szoboszlai absen karena akumulasi kartu kuning.
- Potensi Kembali:
- Cody Gakpo kemungkinan akan kembali bermain setelah absen singkat karena masalah otot.
- Absen karena Piala Afrika:
- Mohamed Salah telah bergabung dengan timnas Mesir untuk Piala Afrika.
Wolverhampton Wanderers
- Cedera:
- Toti Gomes dipastikan absen lama akibat cedera hamstring.
- Rodrigo Gomes (pangkal paha), Jean-Ricner Bellegarde (hamstring), Marshall Munetsi (betis), Daniel Bentley (pergelangan kaki), dan Leon Chiwome (lutut) juga tidak dapat bermain.
- Absen karena Piala Afrika:
- Emmanuel Agbadou membela tim nasionalnya.
- Tawanda Chirewa mewakili Zimbabwe di turnamen kontinental.
- Kembali dari Skorsing:
- Yerson Mosquera seharusnya memberikan sedikit kelegaan setelah absen di pertandingan sebelumnya.
- Diragukan Tampil:
- Hugo Bueno diragukan kebugarannya untuk pertandingan ini.
Prediksi Susunan Pemain dan Skor
Liverpool (Kemungkinan Susunan Pemain)
Alisson; Bradley, Konate, Van Dijk, Kerkez; Jones, Gravenberch; Gakpo, Mac Allister, Wirtz; Ekitike.
Wolverhampton Wanderers (Kemungkinan Susunan Pemain Inti)
Sa; S Bueno, Mosquera, Doherty; Hoever, J Gomes, Andre, Krejci, Wolfe; Arokodare, Hwang.
Prediksi Skor: Liverpool 3-0 Wolverhampton Wanderers
Meskipun Wolverhampton mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit kepada Arsenal di Emirates Stadium beberapa pekan lalu, harapan untuk mengulanginya di Anfield kali ini terasa semakin tidak realistis, terutama dengan absennya bek sentral Toti Gomes. Meskipun Liverpool juga menghadapi beberapa absen pemain, kedalaman skuad yang dimiliki Arne Slot seharusnya cukup untuk mengatasi perlawanan tim tamu yang sedang dalam kondisi sulit. Kemenangan kandang yang nyaman tampaknya menjadi hasil yang paling mungkin terjadi.




















