Banjir Melanda Rejang Lebong Akibat Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam
Kabupaten Rejang Lebong kembali dilanda bencana alam akibat curah hujan yang tinggi. Sejak Minggu siang (21/12/2025) hingga sore, hujan deras mengguyur wilayah ini, memicu banjir di berbagai titik. Luapan air dengan kedalaman dan arus yang bervariasi ini bahkan telah merendam sebagian rumah warga, menimbulkan kekhawatiran dan kerugian bagi masyarakat setempat.
Dampak Terparah di Kawasan Sungai Duku
Berdasarkan keterangan dari Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, dampak banjir paling signifikan terlihat di permukiman warga yang berlokasi di sekitar aliran Sungai Duku. Di kawasan ini, diperkirakan sekitar 100 rumah warga terendam banjir. Ketinggian air yang naik dengan cepat di area ini memaksa warga untuk segera mengungsi demi keselamatan.
Bencana Susulan: Pohon Tumbang, Jalan Amblas, dan Longsor
Tidak hanya banjir, hujan dengan intensitas tinggi tersebut juga memicu serangkaian bencana alam lainnya yang menambah kompleksitas penanganan. Beberapa titik di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dilaporkan mengalami pohon tumbang akibat akarnya yang tidak kuat menahan gempuran air dan angin. Selain itu, fenomena jalan amblas juga terjadi di beberapa lokasi, mengganggu akses transportasi dan aktivitas warga. Tanah longsor pun dilaporkan di beberapa titik, menunjukkan betapa rapuhnya kondisi tanah akibat guyuran hujan yang terus-menerus. Bencana-bencana susulan ini semakin memperpanjang daftar kerugian dan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah dan masyarakat Rejang Lebong.
Upaya Penanganan dan Pendataan Berlangsung
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong segera bergerak cepat menanggapi situasi darurat ini. Melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tim gabungan telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga dan wilayah yang terdampak bencana. Pendataan ini sangat krusial untuk mengetahui secara pasti jumlah warga yang terdampak, tingkat kerusakan yang dialami, serta kebutuhan mendesak yang perlu segera dipenuhi.
“Pendataan masih terus berjalan di lapangan untuk memastikan jumlah warga terdampak serta kebutuhan mendesak yang diperlukan,” ujar Bobby Harpa Santana.
Bantuan Logistik dan Dapur Umum Segera Disalurkan
Sebagai langkah awal penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah menyalurkan bantuan sementara, khususnya dalam bentuk bantuan konsumsi bagi masyarakat yang terdampak banjir dan bencana lainnya. Fokus pada bantuan konsumsi ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan akses terhadap makanan dan minuman bersih.
Lebih lanjut, Bobby menjelaskan bahwa penyaluran dapur umum dan bantuan logistik lainnya direncanakan akan mulai dilaksanakan pada hari Senin (22/12/2025). Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan bantuan yang lebih komprehensif dan terstruktur kepada para korban bencana.
Peninjauan Langsung dan Evaluasi Jangka Panjang
Untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan tepat sasaran, Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong bersama jajaran OPD serta pihak terkait lainnya, saat ini tengah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi bencana. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lapangan, berinteraksi dengan warga terdampak, dan mempercepat proses penanganan bencana.
“Terkait bencana ini, Pemkab Rejang Lebong juga akan melakukan pembahasan lanjutan untuk menentukan langkah penanganan ke depan, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” tutup Bobby.
Evaluasi dan pembahasan lanjutan ini sangat penting untuk merumuskan strategi penanganan yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mencakup solusi jangka panjang untuk mitigasi bencana di masa mendatang. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana serupa di kemudian hari dan meningkatkan ketahanan masyarakat Rejang Lebong terhadap ancaman bencana alam.























