Pemerintah Kabupaten Kediri telah secara resmi mengukuhkan Pelaksana Daerah Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Kediri untuk periode 2025-2029. Acara pengukuhan ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkokoh pembinaan ideologi kebangsaan di kalangan generasi muda. Bertempat di Pendopo Panjalu Jayati, acara tersebut berlangsung dengan khidmat.
Pembentukan DPPI ini didasarkan pada landasan hukum yang kuat, yaitu Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka dan Keputusan Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 50 Tahun 2024 tentang pengangkatan DPPI. Regulasi ini menegaskan pentingnya peran Paskibraka tidak hanya sebagai petugas upacara, tetapi juga sebagai duta yang menyebarkan nilai-nilai Pancasila.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, menyampaikan kebanggaannya terhadap para mantan anggota Paskibraka yang kini mengemban tanggung jawab baru sebagai Duta Pancasila.
“Duta Pancasila merupakan ujung tombak dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda Kabupaten Kediri,” ujarnya. Mas Dhito menekankan bahwa DPPI memiliki peran strategis sebagai penggerak integritas, kedisiplinan, dan karakter kebangsaan, bukan sekadar menjalankan tugas simbolis. Mereka diharapkan menjadi teladan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keberagaman.
“Kalian adalah penjaga gawang ideologi bangsa di tingkat daerah. Buktikan bahwa Pancasila hidup dan relevan, bukan hanya dalam teks tetapi dalam perilaku sehari-hari,” tegasnya. Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang akan dijalankan oleh DPPI. Mas Dhito juga mendorong DPPI untuk menjalin kolaborasi aktif dengan sekolah, organisasi kepemudaan, dan perangkat daerah agar kegiatan pembumian Pancasila dapat dilakukan secara lebih masif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Struktur Organisasi DPPI Kabupaten Kediri
Sebanyak tujuh anggota Paskibraka terpilih untuk menjadi pengurus Pelaksana Daerah DPPI Kabupaten Kediri selama empat tahun ke depan. Berikut adalah susunan kepengurusan DPPI Kabupaten Kediri periode 2025-2029:
- Ketua: Moh. Faishal Rizkiawan Kodiri
- Wakil Ketua: Imam Maulana Faqih
- Sekretaris: Rizqi Fajar Rahmawati
- Kepala Bidang Dukungan Pembentukan Paskibraka Duta Pancasila: Wina Amel Tristanti
- Kepala Bidang Peningkatan Kompetensi: Ricky Ramadhan
- Kepala Bidang Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila: Finna Amelia Putri Sugiantari
- Kepala Bidang Komunikasi, Teknologi, dan Informasi: Linda Mustika Dewi
Mas Dhito menekankan bahwa amanah yang diberikan ini harus dijalankan sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai Pancasila, menurutnya, harus diimplementasikan dalam tindakan nyata sehari-hari, bukan hanya sekadar retorika kosong. “Dengan semangat Pancasila, diharapkan pembangunan di Kabupaten Kediri berjalan selaras dengan nilai-nilai persatuan, keadilan sosial, dan kebhinekaan,” pungkasnya.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, perwakilan BPIP RI, Ketua Pelaksana DPPI Pusat dan Provinsi Jawa Timur, serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Komitmen Daerah dalam Pembinaan Ideologi
Kepala Bidang INKK Kesbangpol Kediri, Nugroho Hery Prastowo, menjelaskan bahwa pembentukan DPPI merupakan program nasional yang diinisiasi oleh BPIP. Ia menambahkan bahwa tidak semua daerah siap untuk menjalankan program ini, namun Kabupaten Kediri menunjukkan komitmen yang kuat dengan bergerak cepat dalam menyelesaikan struktur organisasi dan melaksanakan pengukuhan.
“DPPI ini memang baru tahun ini berjalan. Banyak daerah, terutama luar Jawa, yang belum membentuk. Kediri termasuk yang mendahului,” ungkapnya.
Nugroho Hery Prastowo menjelaskan bahwa dari ratusan alumni Paskibraka, hanya tujuh orang yang terpilih menjadi pengurus DPPI melalui proses seleksi yang ketat, yang meliputi penilaian rekam jejak, kompetensi, dan performa selama bertugas pada upacara peringatan kemerdekaan 17 Agustus.
DPPI akan menjalankan fungsi pembinaan berkelanjutan, yang melampaui tugas seremonial. Mereka akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti edukasi kebangsaan di sekolah-sekolah, kampanye toleransi, dan literasi ideologi.
DPPI Sebagai Agen Perubahan
DPPI masa khidmat 2025–2029 diproyeksikan untuk menjadi agen perubahan yang membawa pesan Pancasila ke berbagai ruang publik dan menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Kediri. Dengan mandat yang diberikan selama empat tahun, mereka diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Dulu setelah tugas 17 Agustus selesai, pembinaannya ikut selesai. Harapannya dengan adanya DPPI, pembinaan bisa berkelanjutan dan pengenalan Pancasila kembali menguat,” pungkasnya. Hal ini menunjukkan harapan besar pemerintah daerah terhadap peran DPPI dalam memperkuat ideologi Pancasila di kalangan generasi muda dan masyarakat Kabupaten Kediri secara keseluruhan.























