Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Linggamukti
Pemerintah Desa Linggamukti, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa melalui kegiatan hotmix jalan desa yang saat ini tengah dilaksanakan di Kampung Peer RW 04, khususnya di wilayah Peer Tengah. Proyek ini bersumber dari bantuan pemerintah provinsi sebesar Rp 98 juta, yang secara khusus dialokasikan untuk peningkatan akses jalan desa demi mendukung mobilitas warga dan memperkuat perekonomian lokal.
Kepala Desa Linggamukti, Asep Awan Setiawan, membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan hotmix ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pembangunan desa, sekaligus respons terhadap kebutuhan masyarakat akan jalan desa yang lebih layak dan aman. “Kami tengah melaksanakan hotmix jalan desa yang bersumber dari dana bantuan provinsi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga sehari-hari, mempermudah transportasi hasil pertanian, dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Asep.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Peer RW 04 ini tidak hanya melibatkan pemerintah desa, tetapi juga partisipasi aktif warga setempat. Para warga turut memantau pelaksanaan proyek, sekaligus memberikan masukan mengenai kondisi jalan yang menjadi prioritas perbaikan. Keikutsertaan masyarakat ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa dan warganya, yang menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan.

Kepala Desa Linggamukti menegaskan bahwa pelaksanaan hotmix ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah desa dalam membangun infrastruktur yang mendukung akses pendidikan, kesehatan, dan perdagangan lokal. “Kami berkomitmen untuk memaksimalkan setiap bantuan yang diberikan provinsi agar manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik adalah fondasi bagi kemajuan desa dan kesejahteraan warga,” pungkas Asep.
Proyek hotmix jalan desa di Linggamukti ini juga menjadi cerminan keberhasilan koordinasi antara pemerintah desa dan provinsi dalam mendukung pembangunan desa. Dana bantuan provinsi sebesar Rp 98 juta bukan sekadar angka, melainkan investasi nyata yang menghadirkan perubahan signifikan di tengah masyarakat. Ke depan, pemerintah desa berencana untuk terus mengidentifikasi titik-titik jalan yang membutuhkan perbaikan, sehingga pembangunan infrastruktur berjalan secara merata dan berkesinambungan.
Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Desa Linggamukti menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Hotmix jalan di Kampung Peer RW 04 menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah terhadap desa dapat diterjemahkan dalam bentuk pelayanan publik yang nyata, efektif, dan berdampak luas.























