Batam  

PT BSP Pastikan Hak Warga Terpenuhi dan Jaga Lingkungan di Proyek KEK Tanjung Sauh

Proyek KEK Tanjung Sauh
PT BSP
Proyek KEK Tanjung Sauh
PT BSP menyerahkan 1 sapi kurban ke warga Tanjung Sauh di momen hari raya Idul Adha 2025. (Foto: PT BSP) 

Dokumen tersebut telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Kepri.

“Lebih dari sekadar rencana, kami akan mengimplementasikan pengelolaan air limbah dari aktivitas konstruksi dengan mengedepankan prinsip 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle,” kata Teddy.

Menurut Teddy, pendekatan itu memungkinkan pemanfaatan kembali air limbah secara efisien, sekaligus meminimalkan potensi pencemaran dan menjaga daya dukung lingkungan.

“Langkah ini bagian integral komitmen kami menjaga keberlanjutan lingkungan hidup,” katanya.

Lain dari itu, Teddy menyebut berbagai program sosial telah diimplementasikan, salah satunya pembagian sembako dan penyerahan hewan kurban bagi warga Pulau Tanjung Sauh dan Pulau Ngenang du moment Hari Raya Idul Adha lalu.

Kemudian, program CSR berkelanjutan seperti pelatihan, penyediaan fasilitas sekolah yang esensial dan layanan kesehatan gratis juga akan diimplementasikan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Program-program tersebut mencerminkan upaya Panbil Group dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dan inklusif,” terangnya.

Teddy menegaskan program CSR Panbil Group telah disusun dalam kerangka jangka panjang yang mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Kami berkomitmen agar KEK Tanjung Sauh dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu menciptakan lapangan kerja berkelanjutan, tidak hanya bagi generasi sekarang, tetapi juga bagi anak cucu di masa depan,” ucapnya.

“Tentu hal ini perlu proses bertahap dan sinergi yang erat perusahaan dan masyarakat,” tutupnya.

Sekedar tambahan, KEK Tanjung Sauh akan berfokus pada industri otomotif, suku cadang, curah dan cairan, elektronik, dan peralatan rumah tangga.

Untuk mendukung sektor itu, PT BSP akan membangun pelabuhan modern dilengkapi terminal peti kemas, terminal komoditas curah dan cairan, serta terminal energi, yang akan memfasilitasi aktivitas ekspor, impor, dan logistik.

Infrastruktur pendukung KEK Tanjung Sauh juga akan mencakup sistem energi pintar dan bersih, menggabungkan panel surya, turbin angin, turbin gas, dan pembangkit listrik hidrogen/rendah karbon.

Proyek KEK Tanjung Sauh diharapkan dapat menarik investor, menciptakan puluhan ribu lapangan kerja, dan berkontribusi signifikan pada perekonomian daerah dan nasional.

Hal itu sejalan dengan visi PT BSP untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Pengembangan KEK Tanjung Sauh akan difokuskan kepada 3 kegiatan utama yaitu:

  • Kawasan Industri berat hingga ringan
  • Pelabuhan modern yang melayani peti kemas
  • Komoditas curah dan cairan untuk memfasilitasi aktivitas ekspor dan impor serta pengembangan energi baru terbarukan, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Low Carbon Steam.

Perannya semakin krusial dengan ditetapkannya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh melalui PP Nomor 24 Tahun 2024.

Salah satu tujuan utama PSN adalah untuk memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga menjangkau daerah terpencil.

 

Editor: Erwin Syahril