Waspadai Serangan Malware yang Disebar di Tiktok, Bisa Curi Data Anda

Waspadai Malware
Ilustrasi hacker
Serangan Malware
Ilustrasi pelaku kejahatan siber menyebarkan malware untuk mencuri data perangkat. (Foto: Ist

Keduanya malware pengumpul informasi sensitif dan mencuri data penting dari perangkat korban.

Jenis data yang diretas mulai dari mengakses informasi login, password, data kartu kredit, cookie browser, hingga informasi crypto wallet pengguna.

Malware ini juga berfungsi mengambil tangkapan layar perangkat pengguna dan mencuri kode autentikasi 2 faktor (2FA) yang biasanya menjadi lapisan keamanan terakhir dari perangkat pengguna.

Video tutorial yang dikemas pelaku sebagian besar menampilkan isi yang seragam, baik dari alur cerita, urutan instruksi, hingga suara narator.

Trend Micro mengkhawatirkan pelaku menyebarkan malware secara masif di aplikasi TikTok.

Pasalnya, aplikasi ini memiliki algoritma yang berpotensi membuat video bisa lebih cepat tersebar dan viral dalam waktu singkat.

Trend Micro menyebut jika penyebarannya berjalan cepat, banyak pengguna TikTok yang terpapar isi video dan menjadi korban ketidaktahuan atas serangan malware.

Trend Micro mengungkap salah satu video tutorial “palsu” tersebut dilaporkan telah ditonton sekitar 500.000 kali.

Video ini juga mendapat “like” lebih dari 20.000 kali dengan komentar diatas 100 kali dari para pengguna TikTok.

Modus terbaru ini berbeda dengan metode lama. Cara lama, pelaku hanya bisa menyerang menempelkan malware dengan tautan atau link yang disematkan dikolom deskripsi atau komentar.

Metode lama masih bisa dideteksi sistem keamanan perangkat.

 

Editor: Erwin Syahril