Wisata  

5 Festival Seni dan Budaya di Event KEN 2025 Bakal Digelar April Ini

Sol
Festival Seni dan Budaya
Aktivitas masyarakat pesisir Palabuhanratu dalam oerlombaan mancing tradisional Babalang. (Foto: Wirart)

Patrolmedia -:- Festival Seni dan Budaya di gelaran Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 akan dimulai pada bulan April ini.

Melansir Kemenpar, Kamis (3/4/25), selain Festival Seni dan Budaya, akan ada juga berbagai kuliner khas nusantara yang akan di hadirkan pada KEN 2025.

Berikut 5 Festival seni dan budaya di event KEN 2025 pada April ini:

1. Festival Gelar dan Budaya Hari Nelayan Palabuhanratu 

Festival gelar dan budaya Hari Nelayan Palabuhanratu merupakan acara yang tidak boleh dilewatkan. Acara ini menunjukkan suasana khas pesisir dan mengenal lebih dalam kehidupan para nelayan.

Acara ini akan digelar pada 20 April hingga 31 Mei 2025 di PPN Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Berbagai perlombaan dan hiburan di tempat ini sebagai bentuk partisipasi nelayan dan masyarakat pesisir dalam upaya pelestarian dan pengembangan kekayaan budaya.

Even ini juga menunjang program pengembangan pariwisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi.

– Adapun rangkaian inti dari event ini nantinya dimulai dari:

  • Upacara Adat dan Upacara Laut
  • Karnaval dan gelar budaya.

– Berbagai macam aktivitas masyarakat pesisir Palabuhanratu:

  • Lomba mancing tradisional Babalang,
  • Jalan Sehat Pesisir Cleaning Beach
  • Perlombaan Olahraga Tradisional
  • Wayang Golek
  • Bazar Wisata Kuliner & Expo.

2. Festival Rimpu Mantika

Festival Rimpu Mantika digelar pada 24-26 April 2025 di Lapangan Serasuba, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: eventdaerah.kemenparekraf).

Festival Rimpu Mantika akan digelar pada 24-26 April 2025 di Lapangan Serasuba, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara ini mengusung tema Aesthetic of Bima yang berfokus du pelestarian keindahan budaya Bima.

Kegiatan ini untuk mempromosikan pariwisata melalui pelestarian budaya yang melibatkan peran serta pelaku ekonomi kreatif.

Melalui gelaran ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kunjungan wisatawan.

Nantinya akan ada beragam penampilan kegiatan mulai dari permainan tradisional anak-anak, pertunjukan musik tradisional Bima, serta peragaan busana dari Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu menggunakan kain khas Bima.

Disampingnya, akan disajikan beragam kuliner tradisional yang berkolaborasi dengan berbagai daerah seperti Sumbawa, Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Jawa, Sunda, Minang, Palembang, Medan, Sulawesi Selatan, dan Maluku.


7 Destinasi Wisata Libur Lebaran yang Cocok Untuk Dikunjungi