
Patrolmedia, Batam -:- PT Hotel Panbil mengajak anak-anak Panti Asuhan Rezky Ilahi berbuka puasa bersama di hotel bintang 5 Wyndham Panbil Batam.
Kegiatan bertajuk “Bersama Dalam Syukur” itu disejalankan dengan puncak syukuran HUT Panbil Residence Serviced Apartment (PRSA) ke-7, di Lobby Entrance Wyndham Panbil Batam, Selasa (11/3/25).
Residence Manager Panbil Apartment, Zulfikar Pulungan mengatakan momen ramadan ini, PT Hotel Panbil Sejahtera mengajak seluruh staf untuk berpartisipasi dalam kegiatan berbagi kebaikan dengan anak-anak Panti Asuhan.
Selain Panbil ajak panti asuhan bukber, pihaknya telah memberikan donasi kepada Panti Asuhan Rezky Ilahi berupa barang kebutuhan pokok dan dana tunai.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari bagi panti asuhan.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan syukuran hari jadi ke-7 Panbil Residence Serviced Apartment, yang akan diisi dengan acara buka puasa bersama.” singkat Zulfikar.
Bukber tersebut terbilang unik. Sebab digelar berkonsep bazaar Ramadan. Adapun menu-menu takjil dan hidangan buka puasa disediakan sejumlah pedagang yang khusus diundang PT Hotel Panbil Sejahtera.
Menu hidangan Bazar yang dihadirkan para pedagang berupa es / minuman, sego pecel, gorengan, batagor, somay, sate padang, pempek dan lainnya.
Lokasinya yang berada di luar ruangan, semakin membuat suasana santai dan akrab.
Sebelumnya, bukber diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan tilawah dari perwakilan panti asuhan Rezky Ilahi.
Panbil ajak panti asuhan bukber
Selanjutnya, Direktur PT Hotel Panbil Sejahtera Teezar Mirza memotong nasi tumpeng pada puncak acara syukuran HUT PRSA yang ke-7.
Nasi tumpeng itu diberikan Teezar kepada Bookkeeper PRSA Rayuli dan Cluster Financial Controller PT HPS Kristina Maria.
Menjelang berbuka puasa, ceramah kultum disampaikan oleh Ustadz Muih berjudul hakikat puasa.
Dalam ceramah singkatnya, Ustadz Muih menyebut masih banyak orang-orang di luar sana yang terpaksa berpuasa tanpa berbuka dan mendapat hidangan yang layak, karena keterbatasan ekonomi.
“Untuk itu kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang kita terima setiap hari,” ucapnya.
Editor: Erwin Syahril






















