Rudi: Saya Optimis Ekonomi Batam Akan Kembali Tumbuh Lebih dari 7,04%

Target investasi rata-rata per tahun di Batam mesti 115 triliun

Rudi
Kepala BP Batam Muhammad Rudi saat menghadiri penyerahan anggaran daerah 2025 - Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12/2024). (Foto: BP Batam)
Rudi
Kepala BP Batam Muhammad Rudi saat menghadiri penyerahan anggaran daerah 2025 – Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12/2024). (Foto: BP Batam)

Patrolmedia.co.id, Batam – BP Batam akan memprioritaskan pengembangan Kawasan Strategis untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang 2025.

Infrastruktur yang diprioritaskan itu meliputi pengembangan prasarana pendukung konektivitas darat, prasarana bidang perumahan dan pemukiman, serta sarana pengembangan kawasan industri.

Ketiga infastruktur itu guna mendukung Prioritas Nasional 3 dengan menitikberatkan kepada akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyebut perencanaannya selaras dengan instruksi Presiden Prabowo yang menginginkan ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga 8 persen.

“BP Batam bertugas menjadikan Batam sebagai salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia. Melalui sejumlah perencanaan yang ada, saya optimis ekonomi Batam akan kembali tumbuh lebih dari 7,04 persen,” ujar Rudi, Selasa (10/12/2024).

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen pada 5 tahun mendatang (2025-2030), kata Rudi, target investasi rata-rata per tahun di Batam mesti sebesar Rp 115 triliun.

“Kami pun mengharapkan dukungan seluruh komponen daerah agar target ekonomi ini bisa tercapai. Tentu kita semua saling berkolaborasi menyukseskan rencana kerja pemerintah selama 5 tahun mendatang,” ujarnya.

Rudi juga mengemukakan pihaknya tengah menggesa pengembangan disejumlah sektor dalam mendukung iklim investasi dan industri unggulan yang ada.

Pertama, pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim (Terminal Kargo), pengembangan Pelabuhan Batu Ampar serta pembangunan infrastruktur jalan koridor utama dengan tujuan menjadikan Batam sebagai Hub Logistik Internasional.

Selain itu, BP Batam berupaya memaksimalkan Kawasan Ekonomi Strategis (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) dan industri kedirgantaraan (KEK MRO).

“Ada juga KEK Kesehatan yang fokusnya ke sektor pariwisata kesehatan terintegrasi. Sehingga, langkah ini memberi nilai tambah terhadap Batam ke depan maka investasi pun bisa terus tumbuh,” kata dia.

 

(Ich/Red)