Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang lebih baik di wilayah Kepulauan Riau.
“Semoga bantuan ini mampu memberikan semangat baru bagi para guru, tenaga pendidikan, serta tentunya kepada para siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, sekaligus bisa berkontribusi positif bagi perkembangan Indonesia” kata Supranoto.
Perwakilan SDN 021 Moro, Syamsudin mengatakan bantuan ini sangat berarti dalam mendukung mobilisasi tenaga pendidikan serta para guru.
“Bantuan ini juga dapat meningkatkan semangat belajar para siswa dalam kegiatan belajar mengajar,” kata Syamsudin.
Kegiatan CSR merupakan salah satu kegiatan utama dalam setiap rangkaian kegiatan peringatan HUT Pasar Modal Indonesia.
Dana kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia diperoleh dari alokasi fee transaksi bursa dan fee jasa kustodian sentral pada 9 Agustus 2022 sebesar Rp8,85 miliar dan alokasi dana CSR dari penyelenggaraan HUT Pasar Modal Indonesia pada 2021 sebesar Rp12,20 miliar.
Kedua dana itu dipakai untuk melaksanakan kegiatan CSR di berbagai wilayah Indonesia.
Adapun program CSR yang sudah terealisasi diantaranya, penanaman pohon, pengadaan perahu sekolah, program anak sehat untuk pencegahan stunting, restorasi daerah pesisir
termasuk pengembangan kapasitas masyarakat.
Kemudian, konservasi pangan lokal, program pemberdayaan sampah, pengolahan dan kampanye sampah plastik, donor darah, bantuan ambulans, serta perbaikan
sekolah rusak.
Berbagai kegiatan CSR tersebut merupakan apresiasi atas pencapaian pasar modal, sekaligus komitmen pasar modal memberi manfaat langsung ke masyarakat, khususnya di lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, serta ekonomi.
Para SRO juga akan berupaya menggelar kegiatan CSR bermanfaat lainnya yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). (Erwin)






















