Ia memastikan pembangunan dan konstruksi jaringan SUTT itu mengikuti aturan, standar dan kaidah ber-SNI dan merujuk aturan WHO.
Begitu juga perancangan pembangunan SUTT dibuat tinggi agar mengurangi medan magnet. Masyarakat yang berada di daerah terdekat dengan tower akan lebih aman.
“Sebab, SUTT 150 kV juga memiliki grounding (anti petir) yang terletak pada kawat paling atas, yang memiliki fungsi sebagai pelindung sambaran petir,” paparnya.
Disamping itu, Polda Kepri dan Polresta Barelang siap mendukung dengan memberi pengamanan percepatan pembangunan infrastruktur nasional itu.
Kepala Biro Operasi Polda Kepri, Kombes Sarif Rahman berbicara mengenai strategi keterpaduan pembangunan infrastruktur dalam mendukung kebijakan Pemerintah di bidang ekonomi.
Tentu pembangunan infrastruktur bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Batam, baik masa pra konstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi.
Menurutnya, bright PLN Batam membutuhkan dukungan seluruh stakeholder termasuk Kepolisian.
“Contohnya pada masa konstruksi di Jalan Sudirman sebagai jalan utama yang begitu banyak digunakan pengendara, memerlukan pengamanan lalu lintas yang optimal dari Kepolisian,” kata Syarif.




















