Jayanegara, Raja ke 2 Majapahit Dibunuh Tabibnya, Gajah Mada dan Gayatri Terlibat?

Tabib Ra Tanca menikam Raja Jayanegara saat berpura-pura mengobati bisulnya yang membengkak. Pembunuhan Jayanegara disebut konspirasi Gajah Mada bersama Gayatri. (Foto: Ilustrasi)
Patih Gajah Mada disebut terlibat dengan Gayatri atas peristiwa tewasnya Jayanegara yang dibunuh oleh Ra Tanca. (Foto: Ilustrasi)

Berbeda dengan Earl Drake dalam Gayatri Rajapatni: Perempuan Di Balik Kejayaan Majapahit (2012:96-97), berkesimpulan, pembunuhan Jayanegara merupakan konspirasi Gayatri bersama Gajah Mada.

Menurut Drake, Gayatri dan Gajah Mada ingin menghabisi Jayanegara karena kepemimpinannya tak beres. Ditambah lagi Jayanegara berniat menikahi Gitarja dan Dyah Wiyat

Terlepas dari itu, karier Gajah Mada semakin menanjak setelah tewasnya Jayanegara.

Meski tuduhan pembunuhan mengarah ke Ra Tanca, tapi peristiwa berdarah itu masih menyimpan misteri. Sebab, sejumlah versi berbeda soal siapa dalang pembunuhan Jayanegara, belum semua terkuak.

Kendati demikian, Gajah Mada masuk daftar tersangka, selain Ra Tanca.

Wafatnya Jayanegara kemudian dicandikan di dalam pura, di Sila Petak, dan di Bubat, dengan arca Wisnu, serta di Sukalila sebagai Buddha jelmaan Amoghasiddhi.

Menurut Negarakertagama, sebenarnya Gayatri lah yang dipercaya meneruskan tongkat estafet kekuasaan dan berhak atas tahta Majapahit.

Namun Gayatri saat itu sudah mengundurkan diri dari kehidupan duniawi karena ia menjadi Bhiksuni. Ia menunjuk Putri sulungnya Dyah Gitarja memimpin kerajaan.

Dyah Gitarja dinobatkan sebagai Raja ke 3 Majapahit pada 1329. (Slamet Muljana, Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya, 1979:135).

Dyah Gitarja naik tahta menggantikan Jayanegara yang tak punya keterurunan.

Pengangkatan Gitarja sebagai Raja sempat diragukan sejumlah menteri dan tokoh di istana.

Sebab, sebelumnya Majapahit tak pernah dipimpin seorang wanita. Namun, Dyah Gitarja berhasil meyakinkan para pejabat dilingkungan istana.

Bahkan, Gitarja menjadi pelopor sebagai perempuan pembuka gerbang pertama Majapahit menuju masa keemasan.

Penulis: Erwin Syahril
Editor: Erwin Syahril