Jayanegara, Raja ke 2 Majapahit Dibunuh Tabibnya, Gajah Mada dan Gayatri Terlibat?

Tabib Ra Tanca menikam Raja Jayanegara saat berpura-pura mengobati bisulnya yang membengkak. Pembunuhan Jayanegara disebut konspirasi Gajah Mada bersama Gayatri. (Foto: Ilustrasi)
Tabib Ra Tanca menikam Raja Jayanegara saat berpura-pura mengobati bisulnya yang membengkak. (Ilustrasi)

Dalam kamar Raja, Ra Tanca tak boleh membawa senjata pistol. Momen itu dimanfaatkan Ra Tanca untuk menghabisi Jayanegara. Ra Tanca akhirnya menusukan pisau operasi di bagian tubuh Jayanegara yang terkena bisul hingga Jayanegara mati.

Tak lama, Gajah Mada mendadak tiba di peristiwa pembunuhan itu. Melihat sang Raja bersimbah darah, Gajah Mada pun menusuk Ra Tanca sampai meregang nyawa.

Aksi Gajah Mada membunuh Ra Tanca tanpa pengadilan justru menimbulkan kecurigaan dilingkungan istana.

Sejarawan Slamet Muldjana menyimpulkan, dalang pembunuhan Jayanagara sebenarnya adalah Gajah Mada itu sendiri.

Pararaton menyebutkan, saat itu Gajah Mada juga menjabat sebagai patih Daha, Rajanya adalah Dyah Wiyat. Gajah Mada lebih dekat dengan Dyah Wiyat.

Gajah Mada diduga sengaja memancing amarah Ra Tanca dengan pura-pura tak peduli agar Ra Tanca sendiri yang mengambil tindakan.

Dengan siasat itu, Gajah Mada otomatis berhasil menyelamatkan Dyah Wiyat dari nafsu bejat Jayanagara.

Peneliti sejarah asal Belanda, N.J. Krom dalam Hindoe-Javaansche Geschiedenis meyakini Gajah Mada lah otak pembunuhan tersebut.

Negarakertagama dan Tafsir Sejarahnya karya Slamet Muljana (1979) mendukung versi itu, meski Muljana juga memaparkan versi lainnya.

Dituliskan, Gajah Mada pada hakikatnya tidak suka dengan Jayanegara dan menggunakan Ra Tanca sebagai alat mengakhiri nyawa raja yang bertabiat buruk itu.

Mengutip dari Pararaton, Slamet Muljana juga mengungkap, Gajah Mada sudah bersiap di kamar raja tanpa diketahui Ra Tanca. Sebab, sesaat usai Jayanegara dibunuh, Gajah Mada tiba-tiba muncul dan membunuh Ra Tanca.

Muljana menuliskan, meski ada di tempat kejadian perkara (TKP), nama Gajah Mada tetap bersih, bahkan ia disebut sebagai pahlawan.

“Demikianlah rahasia itu tertutup. Orang ramai hanya tahu Gajah Mada membalaskan kematian sang prabu dan menusuk Tanca sampai mati.”

Kisah Tragis Lembu Sora, Tewas di Istana Majapahit Akibat Fitnah Halayudha