“Sebagai putra Kota Solok pertama yang menjadi Walikota Solok, saya merasakan betul potensi yang bisa dilakukan olahraga dalam menunjukkan jati diri dan karakter daerah,” ucap Irzal.
Menurutnya, negara-negara maju telah membuktikan bahwa olahraga sarana menunjukkan karakternya, dengan potensi yang mereka miliki sendiri. Kedua kandidat pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.
“Tugas Pemko, DPRD, tokoh dan semua elemen masyarakat yang harus menutupi kekurangan itu,” ujar dia lagi.
Pendaftaran Calon Ketua KONI Kota Solok Dibuka, Ini Syaratnya
Irzal juga mengingatkan, Ketua KONI ke depan, harus mampu bekerja dan menjalin komunikasi dengan semua elemen. Seperti pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat. Kemudian, memiliki komitmen dan integritas, sehingga nantinya ada pihak-pihak yang ditinggalkan atau meninggalkan.
“Ketua KONI harus mampu bekerja di lintas sektor. Yakni dengan Pemko, DPRD, bahkan dengan wartawan. Jangan sampai setelah terpilih, ada yang akan ditinggalkan atau meninggalkan. Karena menjadi Ketua KONI adalah amanah tanggung jawab,” pungkasnya.
Diketahui, Pengurus KONI Kota Solok bakal menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) untuk pemilihan Ketua KONI Kota Solok periode 2021-2025 pada Senin (13/12/2021).
Penulis: Niko Irawan
Editor: M Ichsan






















