DPR Minta Jenderal Andika Perkuat Laut Natuna Utara

Panbil Mall
KSAD Jenderal Andika Perkasa saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan Panglima TNI di Ruang Rapat Komisi I DPR, Jakarta, Sabtu (6/11). (Foto: Ricardo/JPNN)

Kendati begitu, Sukamta yakin dan percaya Angkatan Laut Indonesia dan Bakamla juga sudah lama mengetahui strategi Cina dalam mengerahkan milisi maritim ini.

“Karena cara paling mudah untuk meng-klaim suatu wilayah laut adalah dengan mengerahkan angkatan laut dan juga nelayan di wilayah tersebut, ini dilakukan oleh China dalam klaim atas Laut China Selatan,” katanya.

Lebih lanjut, Sukamta menilai wilayah laut Indonesia seharusnya jangan dibiarkan kosong tanpa penjagaan dan tanpa banyak nelayan yang berlaut dan mencari ikan.

“Wilayah yang dibiarkan kosong akan mengundang pihak asing untuk masuk dan mencuri sumber daya laut yang ada di wilayah Indonesia. Padahal jelas di wilayah yang masuk sebagai ZEE Indonesia, kita punya kedaulatan penuh atas sumber daya yang ada di dalamnya,” katanya.

Wakil Ketua Fraksi PKS itu juga mengingatkan pemerintah segera memperkuat langkah diplomasi menjalin kerjasama keamanan dengan negara-negara ASEAN dan komunikasi dengan pemerintah China.

“Langkah diplomasi akan lebih efektif jika nampak sinyal kuat dari pihak Indonesia dengan pengerahan matra laut dan juga nelayan-nelayan sebagai bagian dari upaya tersebut,” katanya.

“Kalau gestur kita terlihat lemah, langkah diplomasi tentu juga akan ikut melemah. Ini yang kita berharap, Panglima TNI bisa memperkuat gestur kita di tingkat regional sehingga kedaulatan Indonesia terjaga dengan baik,” tambahnya.

Editor: M Ichsan