Menurut Hafiz, tidak mungkin fraksi Gerindra akan mengeluarkan pernyataan seperti itu. Sebab, banyak tokoh Gerindra yang peduli dan menjadi pengurus cabang olahraga dan ikut berkontribusi besar.
“Contohnya, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sekarang masih menjabat sebagai Ketua IPSI dan Andre Rosiade menjadi ketua FORKI Sumbar,” ucap Hafiz.
Sebelumnya, Bupati Solok Epyardi Asda menyebut Pemkab Solok telah menganggarkan dana hibah untuk KONI senilai Rp6 miliar. Namun, untuk 74 nagari hanya dianggarkan Rp9 miliar. Sementara saat ini masyarakat membutuhkan pemulihan ekonomi akibat pandemi.
“Untuk apa dana KONI Rp6 miliar. Sementara ekonomi masyarakat saat ini masih susah akibat pandemi Covid-19. Saat ini saya memang lebih fokus memajukan ekonomi, mengutamakan perut rakyat saya,” kata Epyardi, beberapa waktu lalu.
Ia menyebut pemotongan dana hibah untuk KONI Kabupaten Solok juga atas permintaan dari salah seorang anggota DPRD Kabupaten Solok, Fraksi Gerindra Madra Indriawan.
“Dia (Madra) meminta saya agar dana KONI ini dipotong saja, tidak ada guna kata dia. Berkali-kali dia meminta pada saya untuk merefocusing anggaran KONI,” kata Epyardi
“Dia bilang orang-orang KONI ini tidak ada guna. Bahkan ketua KONI sendiri bukan orang Kabupaten Solok,” sambungnya.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril




















