
Patrolmedia.co.id, Solok – Anggota DPRD Kota Solok Hendra Saputra dan Deni Nofri berkunjung ke Pasar Raya Solok, Kamis (7/10/2021).
Kunjungan wakil rakyat itu untuk menyerap aspirasi pedagang dan meninjau kondisi pasar terkini.
Hendra mengatakan perlu ada serapan aspirasi pedagang terkait kondisi pasar mulai dari sarana maupun prasarana untuk berdagang.
Dari hasil kunjungan itu, pedagang meminta sarana penyemprotan sendimen di Los ikan yang biasa rutin dilakulan pihak kesehatan hewan.
“Namun beberapa bulan ini, hanya pedagang yang melakukan penyemprotan sendimen dan dibantu Damkar Solok,” kata Hendra.
Selain itu, persatuan pedagang ikan juga meminta Pemko Solok untuk memfungsikan lantai 1 pasar semi modern sebagai tempat pedagang ikan kering.
“Itu mereka minta sehingga tidak ada lagi pedagang ikan yang berjualan diluar los ikan dan pedagang bisa tertata dengan baik,” kata Hendra.
Deni Nofri alias Pudung mengatakan, saat ini anggaran APBD Perubahan telah mengakomodir pembenahan drainase dan pembuatan awning di lorong pasar.
“Kalau ada drainase dan awning, para pedagang tidak lagi menggunakan terpal sebagai tempat berteduh dan terhindar dari percikan air hujan,” kata Deni.
Disamping itu, Deni menyebut wacana revitalisasi Pasar Raya Solok APBD 2022, DPRD Solok meminta Pemko menyusun perencanaan revitalisasi itu.
Pemko juga diminta sosialisasi dan menampung aspirasi perwakilan masing-masing asosiasi pedagang dan melibatkan pemilik lahan masyarakat yang berbatasan dengan Pasar Raya Solok.
“Kami menilai pembenahan untuk pasar raya tergantung masukkan dari pedagang, sehingga apa yang akan di buat nantinya tidak terkesan mubazir dan memberikan dampak yang baik hendaknya bagi pedagang kita,” kata Deni.
Ditempat yang sama, Kabid Pasar Raya Solok, Asrul yang turut mendampingi Anggota Dewan itu mengatakan penyemprotan sendimen di Los ikan sebelumnya rutin dilakukan Kesehatan hewan.
namun kegiatan tersebut terhenti lantaran penganggarannya tidak ada disebabkan terkena refocusing penanganan covid-19.
“Mudah-mudahan tahun anggaran 2022 mendatang bisa di sediakan kembali,” kata Asrul.
Terkait fire hydrant pemasok air yang berfungsi untuk proteksi kebakaran di pasar raya, Asrul menyebut itu kewenangan pihak Damkar.
“Sebab dimana posisi letak fire hydrant yang cocok tentu hanya pihak Damkar bisa menentukannya dan kami hanya bisa mengusulkan,” kata dia.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Yogi Subroto




















