Selain itu didalam tim pemenangan pasangan Asda Pandu calon Bupati – Wakil Bupati kabupaten Solok, Madra punya peran penting sebagai LO (Liaison Officer) dan Juru bicara tim pemenangan Asda-Pandu.
Berdasarkan hitung cepat (quick count), pasangan no urut 2 Asda Pandu memperoleh suara terbanyak dari 3 calon pesaingnya, namun untuk sementara waktu keputusan KPU menunggu hasil dari MK, karena salah satu pasangan calon sedang melakukan gugatan di MK.
Sementara salah seorang sesepuh atau perintis partai Gerindra Kabupaten Solok, Zamris Chaniago menilai, Madra Indriawan politisi muda cukup diperhitungkan baik di internal partai maupun eksternal.
Madra kader Gerindra yang cukup cerdas, mudah beradaptasi dengan berbagai kalangan, punya semangat yang cukup tinggi, dan berlatar belakang keluarga politisi, kakek dan ayahnya pernah menjadi anggota DPRD kabupaten Solok.
“Madra dengan bekal berpendidikan formalnya tidak diragukan lagi. Semoga kedepannya Gerindra diisi kader-kader muda berpotensi,” kata Zamris.
Lalu seperti apa perjalanan riwayat Madra Indriawan, SH. Dt. Ampang Labuah. Madra lahir 5 September 1979 di nagari Koto Anau kabupaten Solok.


















