Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan komitmen kuat untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu lokomotif utama penggerak perekonomian daerah. Selain mengandalkan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, pemerintah provinsi juga memandang bahwa warisan budaya dan potensi wisata yang dimiliki Kalteng memiliki nilai strategis yang perlu dikelola dan dipromosikan secara masif. Tujuannya jelas, agar sektor ini mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, dalam sebuah sesi dialog santai bersama awak media yang didampingi oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Jabatan Gubernur. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya terpaku pada sektor-sektor konvensional seperti perkebunan, pertambangan, maupun kehutanan. Potensi wisata dan kekayaan budaya yang tersebar di berbagai penjuru Kalteng ternyata menyimpan peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.
Strategi Penguatan Pariwisata dan Budaya
Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya promosi destinasi wisata, seni tradisional, dan budaya lokal yang harus dilakukan secara lebih terencana dan berkelanjutan. Dengan strategi promosi yang matang, diharapkan jangkauan promosi dapat meluas, menyasar pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan promosi yang kuat dipercaya akan mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan, yang pada gilirannya akan membuka berbagai peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.
“Pariwisata ini sangat menjanjikan. Ini menjadi optimalisasi pendapatan daerah,” ujar Gubernur, menyiratkan keyakinannya terhadap potensi sektor ini. Ia juga menyambut baik berbagai masukan yang bertujuan agar budaya khas Kalteng semakin dikenal luas oleh publik.
Menurutnya, kekayaan budaya daerah merupakan identitas fundamental yang tidak hanya harus dijaga kelestariannya, tetapi juga diperkenalkan kepada dunia luar sebagai salah satu daya tarik utama pariwisata Kalteng. Untuk itu, ia secara tegas meminta kepada seluruh perangkat daerah yang memiliki tanggung jawab di bidang pariwisata dan kebudayaan untuk segera mempercepat langkah-langkah strategis dalam pengembangan sektor ini.
Berbagai program yang bersifat kreatif dan inovatif dinilai sangat krusial untuk diperkuat. Tujuannya adalah untuk membangkitkan minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, agar tertarik mengunjungi Kalteng. Selain fokus pada promosi destinasi wisata yang sudah ada, pemerintah provinsi juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan seni dan budaya. Hal ini akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan, meliputi program pendidikan yang relevan, pembinaan terhadap generasi muda agar turut serta melestarikan budaya, serta penyelenggaraan berbagai ajang kreativitas yang dapat menjadi sarana efektif untuk pelestarian budaya daerah.
Dampak Positif Penguatan Sektor
Pemerintah Provinsi Kalteng memiliki harapan besar bahwa penguatan sektor pariwisata dan budaya ini tidak hanya akan berdampak pada peningkatan citra positif daerah di mata nasional dan internasional. Lebih dari itu, penguatan ini diharapkan mampu menciptakan lapangan usaha baru yang lebih banyak, memperkuat struktur ekonomi masyarakat secara keseluruhan, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa mendatang.
Pengembangan pariwisata dan budaya di Kalteng mencakup berbagai aspek, antara lain:
Promosi Destinasi Wisata Unggulan:
- Melibatkan penggunaan platform digital dan media sosial secara intensif.
- Mengadakan festival dan acara promosi di tingkat nasional dan internasional.
- Memanfaatkan peran influencer dan media massa untuk menyebarkan informasi.
Pengembangan Potensi Budaya Lokal:
- Mendukung kegiatan seni pertunjukan tradisional, seperti tari, musik, dan teater.
- Melestarikan kerajinan tangan khas Kalteng melalui pelatihan dan pemasaran.
- Mengembangkan museum dan pusat kebudayaan sebagai sarana edukasi.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal:
- Memberikan pelatihan keterampilan pariwisata kepada masyarakat, seperti pemandu wisata, pengelola akomodasi, dan penyedia jasa kuliner.
- Mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terkait dengan sektor pariwisata.
- Memastikan masyarakat lokal mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari pengembangan pariwisata.
Peningkatan Kualitas Infrastruktur:
- Memperbaiki aksesibilitas menuju destinasi wisata.
- Meningkatkan fasilitas pendukung, seperti akomodasi, sanitasi, dan transportasi.
- Menjaga kelestarian lingkungan di sekitar objek wisata.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, Kalteng optimis dapat mewujudkan potensi pariwisata dan budayanya menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan seluruh warganya.



















