PLN  

PLN Batam Minta Pelanggan Kirim Foto kWh Meter ke Nomor WhatsApp Ini

Corporate Secretary bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya saat konferensi pers terkait kelistrikan, belum lama ini. (Foto: Patrolmedia/Erwin)
Poster imbauan kirim foto meteran listrik pelanggan PLN Batam. (Foto: bright PLN Batam)

Foto tersebut bertujuan untuk menghindari pembaca/pencatat meter melakukan kunjungan ke rumah-rumah pelanggan, sehingga upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dapat dilaksanakan.

“Kebijakan ini diberlakukan agar pelanggan merasa tenang dan tidak perlu repot dan kuatir untuk berinteraksi dengan petugas,” katanya.

Ia menyebut, jika pelanggan tidak mengirimkan angka stand kWh meter, maka jika ada keluhan pelanggan terkait ketidaksesuaian pencatatan akhir stand kWh meter atau perhitungan rekening, selanjutnya akan dihitung pada rekening bulan depan, sehingga pelanggan tidak dirugikan.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat yang ingin melakukan pengaduan, bisa menghubungi contact center bright PLN Batam 123 (0778-123).

Denny juga mengimbau masyarakat melakukan pembayaran secara online dengan tujuan untuk meminimalisir kontak fisik antara pelanggan dengan petugas.

“Jadi sebagai upaya preventif mencegah penularan corona virus/ covid 19, kami mengajak pelanggan untuk memaksimalkan pembayaran listrik secara online,” katanya.

Pembayaran listrik dapat dilakukan di mana saja tanpa harus mendatangi kantor bright PLN Batam.

Diantaranya, melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay dan sebagainya ataupun melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan lainnya. (Erwin)