Reinier Tantang Generasi Muda Ciptakan Cinderamata Berkualitas

25 peserta mengikuti pelatihan penerapan inovasi dan teknologi diversifikasi cinderamata. (Foto: Ist)

“Sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menambah penghasilan,” katanya.

Reti berharap pelatihan itu dapat berkembang dan berlanjut kedepannya. Setelah pelatihan, pihaknya kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Ini sebuah peluang mencukupi kebutuhan cindera mata yang harus dimaksimalkan para generasi muda kita” katanya.

Disamping itu Reti menyebut masih banyak masyarakat yang tidak tahu dengan bahan resin.

Menurutnya, resin ada 2 jenis yaitu resin alami dan kimiawi.

Resin alami berupa getah bermacam pohon terutama pohon kunjung (conifer).

“Seiring makin sulitnya mendapatkan resin alami untuk produksi skala besar, munculah resin kimiawi yang bisa dibuat sesuai kebutuhan,” paparnya.

Resin kimiawi memiliki keunggulan tersendiri, karena sifatnya yang cair. Resin ini digunakan sebagai bahan baku kerajinan ketimbang material lain, contohnya kayu.

“Resin lebih gampang dibentuk sehingga bisa sangat menyerupai cetakannya,” katanya.