Saat ini, ada 3 bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Solok yang sudah mengapung untuk Pilkada Kota Solok, yakni Reinier – Andri Marant, Ismail Koto – Edi Candra, serta Yutris Can – Irman Yefri Adang. Reinier berharap dukungan penuh dari masyarakat Solok.
“Hasil survey ABC menunjukkan masyarakat menerima kami, tapi kami tetap meminta relawan semakin semangat meski puncaki survei,”
“Jangan cepat puas, tetap bantu kami mensosialisasikan masyarakat Kota Solok untuk tetap bersama RA,” sambungnya.
Hasil survey Arah Baru Center yang dilakukan pada tanggal 21-25 Februari 2020 mengatakan Reinier sebagai pemuncak survey untuk calon Walikota Solok dengan perolehan 52,9 persen, disusul Yutris Can 35,3 persen dan Ismail Koto 10,6 persen.
Sementara itu, Leo Murphy politikus PDI-P yang juga DPRD Solok menyebut untuk calon Walikota Solok, PDI-P telah melihat peluang dari beberapa partai lainnya. Namun, untuk calon kandidat yang kuat masih urutan teratas pada pasangan Reinier – Andri Marant.
“Kami tim relawan terus mengevaluasi dan membahas hasil survey tersebut, bagi kami ini sudah mewakili survey yang kami dilakukan selama delapan bulan dengan turun langsung ke warga,” kata Leo melalui sambungan ponselnya.
Menurutnya, hasil survey ABC 2 kecamatan dan 13 kelurahan sangat memuaskan, melihat figur kandidat yang ada hanya pasangan Reinier – Andri Marant yang kebanyakan dari kaum milenial yang berharap ada perubahan untuk Kota Solok.
“Kami juga menjalin komunikasi politik dengan beberapa partai lain, ada Nasdem, Demokrat, Hanura dan PBB, mudah-mudahan kita dapat dukungan sepenuhnya,” harap Leo.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Chandra Adi Putra






















