SILPA Bengkak Capai Rp57,6 Miliar, Pemko Solok Evaluasi Perencanaan Program Kerja

Walikota Solok Zul Elfian saat rapat paripurna DPRD Kota Solok, sekian waktu lalu. (Foto: Antara)
Walikota Solok Zul Elfian saat rapat paripurna DPRD Kota Solok, sekian waktu lalu. (Foto: Antara)

Patrolmedia.co.id, Solok – Pemko Solok akan mengevaluasi perencanaan program kerja dan kegiatan secara menyeluruh, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) tahun 2018 yang membengkak mencapai Rp57,6 miliar, bisa ditekan seminimal mungkin.

“Kami akan evaluasi seluruh program dan kegiatan Pemko Solok, sehingga SILPA ke depannya dapat diminimalkan,” kata Wali Kota Solok Zul Elfian, menjawab pandangan umum Fraksi Golkar Indonesia Raya (GIR) dalam sidang Paripurna di gedung DPRD Kota Solok, Jum’at (28/6/2019).

Untuk orientasi belanja daerah, Zul elfian menyebut sesuai perundang-undangan, minimal pada bidang pendidikan sebesar 20% dan bidang kesehatan sebesar 10%.

“Keduanya sudah terpenuhi di APBD tahun anggaran 2018 yaitu bidang pendidikan sebesar 20,9% dan bidang kesehatan sebesar 14,29%,” kata dia.

Baca: 

Sebelumnya, Fraksi Partai Golkar Indonesia Raya (GIR) DPRD Kota Solok menyoroti besarnya angka sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) tahun anggaran 2018 yang mencapai Rp57.684.132.738,08 miliar.

“Silpa masih terlalu besar, dilihat dari aspek perencanaan kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan,’ kata Dalius, saat rapat pandangan umum Fraksi-Fraksi di gedung DPRD Kota Solok, Rabu (26/6/2019).

Dalius menyebut target yang semula sudah ditetapkan tidak terealisasi. Padahal perencanaan program kegiatan sudah melalui kajian yang menyeluruh.

“Seharusnya tak ada lagi alasan kegiatan tidak bisa dilaksanakan hanya karena persoalan teknis,” sebutnya.

Dalius juga menyebut orientasi belanja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan harus menjadi prioritas, bukan kebutuhan belanja birokrasi.

“Hal ini harus menjadi perhatian Walikota,” kata Dalius.

Penulis: Niko Irawan
Editor: Fatmi Rahim