Pepatah, selalu ada jalan jika bersama, menjadi keyakinan bagi dirinya dan kawan-kawan. Alhasil, secara bertahap hidup Harizal dan kawan-kawannya berangsur membaik.
Niat awal berkawan untuk menjalani hidup, ternyata menjadi sentral perjuangan Harizal menjalani proses mencaleg. Tenar dengan panggilan “Jack Rang Mudo Pakawan”, Harizal mentransformasi “kawan” menjadi “sahabat”. Jadilah, “Sahabat Harizal” sebagai layaknya tim sukses.
Familiarnya nama Harizal di dunia maya (medsos) di Kota Solok saat ini, merupakan salah satu indikator tingginya harapan masyarakat terhadap figur politisi muda.
Sebelumnya, nama Harizal telah dulu akrab di berbagai “pesta” politik di Kota Solok. Yakni sebagai tim sukses caleg Partai Demokrat 2009, tim sukses Irzal Ilyas-Zul Elfian pada Pilwako 2010, dan tim sukses Zul Elfian-Reinier pada Pilwako 2015 lalu.
“Saya masuk ke dunia politik sebagai pendukung atau tim sukses. Saya sadar, saya adalah anak muda yang masih butuh belajar. Namun, keinginan untuk membangun daerah menjadi lebih baik, memantapkan hati saya untuk maju ke legislatif. Alhamdulillah, respons dan dukungan dari kawan-kawan, keluarga dan berbagai elemen lainnya, semakin memantapkan hati saya,” ujar pria kelahiran 27 Februari 1977 ini.
Majunya Harizal di Pileg 2019 dari Partai Gerindra di Kota Solok sempat menuai pro dan kontra. Terutama, karena dirinya pernah mengajukan pengunduran dari Partai Gerindra saat Pilwako 2015 lalu.
Saat itu, Harizal mendukung pasangan Zul Elfian-Reinier yang diusung Partai NasDem, PBB dan PKPI.
Sementara, Partai Gerindra saat itu mengusung Ketua DPC Ismael Koto yang berpasangan Ketua DPD PAN Kota Solok, Jon Hendra. Namun, loyalitas dan kepribadiannya yang kuat, Harizal kembali dipanggil Garindra. Bahkan Harizal diserahi tanggung jawab menjadi Wakil Sekretaris DPC Gerindra Solok hingga menempati nomor urut 1 saat pengajuan Bacaleg di KPU Solok.





















