Sejumlah istri kepala daerah itu diketahui adalah Nevi Zuairina istri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Harnelli istri Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Lisda Hendrajoni istri Bupati Pesisir Selatan, Suriati Muzni Zakaria istri Bupati Solok Selatan, dan Elfia Safitri Reinier istri Wakil Walikota Solok.
“Kita minta insan pers ikut mengawasi. Kalau ditemukan, laporkan ke Bawaslu setempat, Bawaslu Sumbar atau ke aplikasi android Bawaslu. Di samping juga dalam pemberitaan,” jelasnya.
Ketua Bawaslu Kota Solok Triati menyebut pihaknya mengajak agar jurnalis memiliki pandangan dan pemahaman yang sama dalam pengawasan Pemilu. Sehingga, bisa mewujudkan Pemilu yang berintegritas di Kota Solok.
“Insan pers memiliki peran yang sangat strategis menyukseskan Pemilu yang berintegritas. Mari kita sama-sama mewujudkan Pemilu yang sukses dengan melakukan pengawasan bersama,” katanya.
Terkait adanya potensi kerawanan dan pelanggaran Pemilu di Kota Solok, Triati menyatakan Kantor Bawaslu Kota Solok yang terletak di Jalan Banda Pandung, Kecamatan Lubuk Sikarah, terbuka lebar untuk wartawan, masyarakat, ataupun peserta Pemilu.
Baik untuk bertanya, konfirmasi, klarifikasi, ataupun berdiskusi terkait pelaksanaan Pemilu, Bawaslu Solok siap menjawab melalui media aplikasi, seperti aplikasi Whatsapp (WA).
“Masyarakat, insan pers, hingga peserta Pemilu bisa menghubungi kami di WA atau Facebook. Mari kita wujudkan Pemilu yang berintegritas,” tuturnya.
Sosialisasi itu dihadiri Ketua Bawaslu Kota Solok Triati, komisioner Bawaslu Rafiqul Amin, Budi Santosa, dan diikuti setidaknya 50 jurnalis yang bertugas di Kota Solok.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Chandra Adi Putra






















