
Patrolmedia.co.id, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan, panitia penyelenggaraan penerimaan anggota Polri di Polda Kepri, diminta harus bersih, transparan, akuntabel dan humanis.
Hal itu disampaikannya saat memimpin prosesi pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas panitia, orangtua dan peserta penerimaan anggota Polri Tahun Ajaran 2018, di GOR Temenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, Jumat (13/4/2018) sekira pukul 09.00 wib.
“Bagi calon peserta diingatkan, jangan menggunakan koneksinya dengan cara via telepon surat ke panitia dan pejabat berwenang melalui orangtua. Akan ada sanksi berupa Diskualifikasi,” tegas Kapolda.
Didid meminta bagi seluruh Anggota Polri atau ASN dan Panitia Polda Kepri, diminta agar rekrutmen Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2018 ini, harus berkualitas, baik aspek mental, kepribadian, jasmani maupun intelijensi.
Lebih lanjut ia katakan, Polda Kepri telah mengimplementasikan salah satunya bekerjasama dengan pihak-pihak eksternal untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan rekrutmen anggota Polri pada 2018 ini.
“Kerjasama kita lakukan melalui penandatanganan Pakta Integritas dengan 9 instansi,” kata Didi.
Pergeseran Polri menuju paradigma baru merupakan implementasi dari tuntutan Reformasi Nasional, atas lahirnya ketetapan MPR Nomor VI tahun 2000 tentang pemisahan TNI/Polri dan ketetapan MPR Nomor VII tahun 2000 tentang peran TNI/Polri.
“Ini jadi momen yang baik dalam penataan kelembagaan Polri, khususnya merubah kultur menuju Polisi Sipil (Civilian Police) yang profesional,” katanya.
Ia tekankan juga agar para orang tua bisa menumbuhkan kepercayaan calon peserta didik. “Supaya menjadi rekrutmen yang Clear And Clean, serta unggul dan kompetitif,” imbuhnya.
Sumber: Humas Polda Kepri
Editor: Chandra Adi Putra





















