Staf Ahli Bidang RB Sekretariat Kabinet RI Apresiasi Kinerja BP Batam

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Sekretariat Kabinet M.Y Raso, saat membahas program reformasi birokrasi bersama BP Batam, Selasa (23/1/2018). Foto: Ist)
Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Sekretariat Kabinet M.Y Raso, saat membahas program reformasi birokrasi bersama BP Batam, Selasa (23/1/2018). Foto: Ist)

Patrolmedia.co.id, Batam – Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Sekretariat Kabinet M.Y Raso tiba di Batam, Selasa (23/1/2018) kemarin, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PTSP BP Batam Adi Soegiharto membahas terkait isu strategis di bidang reformasi birokrasi.

“Pertemuan ini kita sampaikan program pimpinan sekarang, Batam bersatu maju dua tahun mencapai 7% (BBM 27). Kita sampaikan juga program reformasi birokrasi dimana BP Batam telah melakukan berbagai kegiatan seperti mall pelayanan publik Kota Batam, online single submission, dan pariwisata,” kata Adi di Gedung Maketing Center BP Batam.

Adi mengatakan, pihaknya selalu berupaya memperbaiki birokrasi di jajarannya. Ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan seperti mall pelayanan publik, ditunjang sistem integrasi yang mumpuni, serta perbaikan pelayanan pengguna jasa pada unit kepelabuhanan dan Bandara.

“Hal tersebut, tentu Batam jauh lebih siap untuk mendukung program pemerintah melalui percepatan birokrasi,” katanya.

Dijelaskan lagi, Setkab saat ini berharap penuh kepada Batam untuk menjadi pioner pembangunan nasional. Hal ini tentu menjadi perhatian pemerintah pusat terutama BP Batam untuk memanfaatkan sektor unggulan dan inovasi pelayanan publik.

“Batam adalah salah satu pintu gerbang Indonesia untuk dapat menarik investasi maupun pariwisata kepada pertumbuhan Indonesia dan bersama-sama berharap Batam bisa lebih baik dan maju,” harapnya.

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Sekretariat Kabinet M.Y Raso mengapresiasi langkah strategis BP Batam dalam mendukung pemerintahan.

“Saya bangga dengan kepemimpinan Pak Lukita terus mereform BP Batam sehingga pelayanan kepada masayarakat lebih baik, investasi banyak dan tertata secara baik sehingga tidak ada masalah lagi,” ungkap Raso di Batam.

Raso mencontohkan persoalan duplikasi dan simpang siur kewenangan diantara pemerintah daerah. Kendala ini diharapkan dapat teratasi, karena menurutnya perkembangan Batam di dalam pengelolaan kawasan khusus perlu sinergi bersama secara baik diantara pemerintah daerah.

“Antara BP dengan Pemko terintegrasi secara baik dan Batam akan menjadi satu yang terdepan menjadi pintu gerbangnya Indonesia supaya bisa menggaet investasi baik dalam dan luar negeri,” katanya.

“Banyak potensi yang bisa dihasilkan Batam. Seperti banyak tenaga dari luar bisa datang dan akhirnya menjadi barometer daerah lain termasuk mall pelayanan publik yang sangat bagus, itu bisa diterapkan ditempat lain juga,” tambahnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut yakni Kepala Biro Hukum, Direktur Promosi dan Humas, Kasubdit Humas, unit Pelabuhan, Lahan, Biro PMK dan Bandara BP Batam. (Erwin/Rls)