
Patrolmedia.co.id, Bangkok — Shigeharu Shirai (73) mantan bos geng Yakuza Jepang akhirnya ditangkap satuan khusus Thailand saat berbelanja di sebuah pasar sepi di Lopburi, Thailand, Rabu (10/1/2018).
Bos Yakuza yang berstatus buronan selama 14 tahun itu ditangkap gara-gara seorang warga lokal memposting foto tato ditubuh dan telapak tangan tanpa jari kelingking, diunggah hingga viral di media sosial Facebook, seperti dikutip BBC, Kamis (11/1/2018).
Seperti diketahui, Shigeharu tengah diburu kepolisian Jepang atas keterlibatannya dalam peristiwa penembakan bos lawan geng Yakuza pada 2003 silam.
Tujuh anggota lain kelompok Kodokai telah ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara 12 sampai 17 tahun.
Shigeharu buron ke Thailand dan menikahi perempuan setempat. Selama di Thailand dia selalu bersembunyi dengan menjalani hidup tertutup.
Pelarian sang bos Yakuza itu berakhir usai foto viralnya dibagikan hingga 10 ribu kali sehingga menarik perhatian polisi Jepang. Mendapati hal itu, polisi Jepang meminta izin otoritas Thailand untuk mengambil tindakan.
“Tersangka mengakui dirinya sebagai pemimpin kelompok Yakuza, Kodokai,” kata juru bicara kepolisian Thailand, Jenderal Wirachai Songmetta.
Kendati begitu, Shigeharu yang kini tersangka, belum mengakui terkait pembunuhan yang dilakukannya. Shigeharu menyebut korbannya semasa hidup kerap mengganggunya,” tambah jubir polisi.
“Di Thailand dia tetap berhubungan dengan gengnya dan menerima jatah uang 3 kali setiap tahun,” tambahnya.
Shigeharu tinggal di Thailand secara ilegal tanpa paspor dan visa. Dia dapat diekstradisi untuk menghadapi tuntutan di Jepang pada Jumat (12/1/2018).
Disisi lain, kelompok geng Yakuza di Jepang diakui kepolisian dan dianggap diperlukan untuk menjaga ketertiban di jalanan, meskipun terkadang polisi kerap menindak kasus kriminal yang diperbuat geng Yakuza tersebut.
Editor: Chandra





















