Patrolmedia, Batam – Kedatangan Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama jajarannya dalam urusan kunjungan kerja (Kunker), disambut Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
Kunker ini bertujuan untuk mempelajari rahasia pesatnya pembangunan Batam, mulai dari urusan investasi, pelayanan publik, hingga pariwisata.
Amsakar menyambut hangat kehadiran rombongan Pemkab Tanah Datar dari Sumatera Barat tersebut.
Menurutnya, pertemuan antardaerah ini menjadi ajang yang pas untuk saling berbagi pengalaman dan mendapat masukan yang membangun.
”Kami bisa berbagi informasi positif dari apa yang kami lakukan di Batam, sekaligus mendapatkan masukan-masukan yang lebih konstruktif untuk kepentingan daerah kita masing-masing,” kata Amsakar.
Dalam kesempatan itu, Amsakar menceritakan perjalanan Batam yang kini bertransformasi dari kawasan industri menjadi pusat perdagangan, jasa, pariwisata, hingga penyokong pertumbuhan ekonomi nasional.
Amsakar menyebut arah pembangunan Batam saat ini tegak lurus dengan instruksi Presiden.
Selama setahun tujuh bulan menjabat, ia mengaku sudah 3 kali dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana.
”Apa yang beliau amanahkan ke kami adalah bagaimana menjadikan Batam ini sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi, menjadikan Batam sebagai lokomotif investasi,” ujarnya.
Demi mewujudkan target tersebut, Amsakar memangkas berbagai urusan birokrasi. Salah satunya mempermudah proses perizinan usaha agar iklim investasi dan roda ekonomi bergerak lebih cepat.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra tak segan memuji kemajuan pesat yang diraih Kota Batam.
Ia berharap keberhasilan Batam dalam mengelola daerah bisa diterapkan di Tanah Datar.
”Kedatangan kami ke Batam selain untuk silaturahmi, kami ingin keberhasilan Kota Batam bisa menular ke daerah kami,” ungkap Eka Putra.
Eka memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi soal cara menyelesaikannya berbagai isu strategis daerah.
Selain belajar soal tata kelola pemerintahan, Tanah Datar juga membidik peluang untuk mengerek Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat sektor pariwisata.
”Kami juga mencari peluang untuk peningkatan pendapatan asli daerah kami, terutama dalam sektor pariwisata dan sektor lainnya,” tuturnya.
Editor: Fatmi Rahim






















