Indonesia kembali mendapat kesempatan untuk tampil di panggung sepak bola dunia, kali ini sebagai calon tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah mengumumkan daftar negara yang masuk dalam proses pencalonan sebagai penyelenggara turnamen futsal paling bergengsi tersebut. Selain Indonesia, terdapat empat negara lain yang juga ikut bersaing menjadi tuan rumah, yaitu Spanyol, Prancis, Maroko, dan Kuwait.
Kelima negara tersebut akan melalui berbagai tahapan evaluasi sebelum FIFA menentukan siapa yang berhak menggelar ajang empat tahunan tersebut. Masuknya Indonesia dalam daftar kandidat menjadi tanda positif atas perkembangan futsal nasional dalam beberapa tahun terakhir. Kompetisi futsal yang semakin berkembang, antusiasme suporter yang tinggi, serta pengalaman Indonesia menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional menjadi nilai tambah dalam proses pencalonan.
Namun, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satu syarat penting untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal adalah memiliki sedikitnya tiga arena futsal berstandar internasional yang memenuhi ketentuan FIFA. Infrastruktur menjadi salah satu aspek utama yang akan dinilai sebelum hak penyelenggaraan diberikan. Tidak hanya soal fasilitas, kesiapan penyelenggaraan, akomodasi, transportasi, hingga dukungan pemerintah juga menjadi faktor yang akan dipertimbangkan FIFA dalam menentukan tuan rumah.
Jika berhasil terpilih, Indonesia akan mencatat sejarah sebagai salah satu negara Asia Tenggara yang dipercaya menggelar Piala Dunia Futsal. Kesempatan tersebut diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan futsal nasional, mulai dari pembinaan pemain muda hingga peningkatan kualitas kompetisi domestik.
Di sisi lain, Indonesia masih memiliki tantangan dari sisi prestasi. Hingga saat ini, tim nasional futsal Indonesia belum pernah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia Futsal. Karena itu, peluang menjadi tuan rumah diharapkan bisa menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas tim nasional agar mampu bersaing di level dunia.
Persaingan menjadi tuan rumah diperkirakan tidak akan mudah. Spanyol memiliki sejarah panjang sebagai kekuatan futsal dunia, Maroko sedang berkembang pesat, Prancis terus membangun infrastrukturnya, sementara Kuwait juga aktif mengembangkan futsal di kawasan Timur Tengah. Meski begitu, peluang Indonesia tetap terbuka. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta persiapan yang matang, Indonesia memiliki kesempatan untuk meyakinkan FIFA bahwa negara ini layak menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Kini, publik futsal Tanah Air tinggal menantikan proses selanjutnya sembari berharap Indonesia mampu meraih kepercayaan dari FIFA dan menciptakan sejarah baru bagi olahraga futsal nasional.






















