Lokal  

Motor Pelajar Terlindas Truk Kontainer di Basuki Rahmat Palembang

Kecelakaan Maut di Palembang: Dua Pelajar Terjatuh di Bawah Kolong Truk Akibat Menghindari Mobil

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Palembang, Sumatera Selatan, pada Selasa, Juni 2026. Peristiwa ini melibatkan dua orang pelajar yang berboncengan sepeda motor, yang akhirnya terjatuh ke bawah kolong truk kontainer setelah diduga berusaha menghindari sebuah mobil. Salah satu korban mengalami luka serius pada bagian kaki dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kecelakaan ini terjadi tepat di depan kantor BPJS Ketenagakerjaan Palembang. Sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BG 3674 AEH yang dikendarai oleh AK (15) dan diboncengi oleh JF (14) melaju dari arah Fly Over Simpang Sekip menuju Simpang Polda.

Kronologi Kejadian: Manuver Menghindar yang Berujung Petaka

Menurut keterangan saksi mata dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, insiden bermula ketika sepeda motor yang dikendarai oleh kedua pelajar tersebut berusaha menghindari sebuah mobil yang hendak berbelok masuk ke Jalan Tombak. Manuver menghindar yang dilakukan secara mendadak ini diduga membuat pengendara kehilangan kendali.

Agung, seorang petugas keamanan yang berada di sekitar lokasi kejadian, menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman CCTV yang ia lihat, sepeda motor korban terlihat berusaha keras untuk menghindar dari kendaraan lain. “Kalau yang saya lihat di CCTV, korban menghindari mobil yang mau masuk ke Jalan Tombak. Saya tidak melihat langsung kejadian itu,” ungkap Agung. Ia menambahkan bahwa dari rekaman tersebut, terlihat jelas upaya korban untuk menjauh dari mobil yang menjadi penyebab utama.

Iptu Hermanto, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, turut memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian. Ia membenarkan bahwa sepeda motor korban melaju dari arah Fly Over Simpang Sekip. Sebelum kecelakaan fatal terjadi, sepeda motor tersebut nyaris bersenggolan dengan sebuah mobil yang berada tepat di depannya. Namun, mobil tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian, sehingga identitas dan nomor polisinya belum diketahui oleh pihak kepolisian.

“Motor melintas lalu hampir menyerempet mobil yang berada di depannya. Mobil tersebut belum diketahui nomor polisinya karena langsung meninggalkan lokasi,” ujar Iptu Hermanto.

Setelah insiden nyaris bersenggolan tersebut, pengendara sepeda motor diduga kuat kehilangan keseimbangan. Dalam upaya menjaga jarak aman dari mobil yang baru saja dihindarinya, pengendara akhirnya kehilangan kendali atas laju kendaraannya.

Nasib Tragis: Terjatuh ke Bawah Kolong Truk

Dalam kondisi kehilangan kendali, sepeda motor yang ditumpangi AK dan JF terjatuh. Tragisnya, jatuhnya mereka mengarah langsung ke bawah kolong sebuah truk kontainer bernomor polisi BG 8156 LL yang melintas di belakang mereka. Truk tersebut dikemudikan oleh Taufik (56).

“Usai menghindari mobil itu, motor hilang kendali dan korban jatuh ke bawah truk. Satu korban mengalami luka-luka,” jelas Iptu Hermanto.

Akibat terjatuh di bawah kolong truk, salah satu korban, JF (14), mengalami luka yang cukup serius pada bagian kakinya. Ia segera mendapatkan pertolongan pertama dari warga sekitar dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Kondisi JF saat ini masih dalam pantauan tim medis rumah sakit.

Penyelidikan Polisi Berlanjut

Pihak kepolisian dari Satlantas Polrestabes Palembang masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden kecelakaan ini. Fokus utama penyelidikan saat ini adalah untuk mengidentifikasi secara pasti kendaraan roda empat yang diduga menjadi pemicu awal kecelakaan. Upaya identifikasi ini penting untuk mengetahui peran mobil tersebut dalam menyebabkan korban terjatuh dan menghindari tanggung jawab jika terbukti bersalah.

Pihak kepolisian juga akan memeriksa lebih lanjut rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan akurat mengenai seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi. Pengumpulan keterangan dari saksi mata, termasuk petugas keamanan Agung, juga menjadi bagian penting dari proses investigasi.

Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan berlalu lintas, terutama bagi para pengendara sepeda motor. Tindakan menghindari kendaraan lain secara mendadak, meskipun bertujuan untuk keselamatan, dapat berisiko tinggi jika tidak dilakukan dengan perhitungan yang matang dan di lingkungan yang aman. Selain itu, kesadaran pengemudi mobil untuk tidak meninggalkan lokasi kejadian setelah potensi terlibat dalam insiden juga sangat krusial demi kelancaran penanganan dan investigasi.