Pencapaian Signifikan dalam Produksi Kendaraan Listrik Murni
Jakarta — BMW Group telah mencapai pencapaian penting dalam sejarahnya dengan memproduksi dua juta unit kendaraan listrik murni (BEV) di seluruh dunia. Angka ini menandai langkah maju yang signifikan dalam perjalanan elektrifikasi perusahaan otomotif asal Jerman tersebut.
Kendaraan yang menjadi simbol sejarah ini adalah sebuah BMW i5 M60 xDrive berwarna Tansanit Blue. Mobil ini dirakit di pabrik Dingolfing, Jerman, dan akan dikirimkan kepada konsumen di Spanyol. Pencapaian ini menunjukkan percepatan yang luar biasa dalam produksi kendaraan listrik BMW.
Sebagai perbandingan, model listrik massal pertama BMW, yaitu BMW i3, mulai diproduksi di Leipzig pada September 2013. Dibutuhkan waktu sekitar 11 tahun bagi perusahaan untuk mencapai angka satu juta unit pertama. Namun, angka satu juta unit kedua berhasil dicapai hanya dalam waktu kurang lebih dua tahun.
Perubahan di Pabrik Dingolfing
Pabrik Dingolfing kini telah bertransformasi menjadi pusat produksi listrik utama bagi BMW. Fasilitas di Bavaria ini telah memproduksi lebih dari 320.000 unit kendaraan listrik murni sejak memulai debut EV melalui model iX pada 2021.
Saat ini, Dingolfing memproduksi lini EV terluas di bawah bendera BMW. Model yang dirakit di sana mencakup SUV iX, sedan mewah i7, serta seri i5 dalam varian sedan maupun Touring.
Manajemen BMW menekankan bahwa transisi bertahap menuju kendaraan listrik sedang berlangsung di seluruh jaringan pabrik mereka. Saat ini, setiap pabrik BMW di Jerman setidaknya sudah memproduksi satu model elektrifikasi.
Proyeksi Produksi di Masa Depan
Kapasitas produksi di Dingolfing diproyeksikan terus meningkat dalam waktu dekat. Perusahaan menargetkan pada 2026, lebih dari seperempat mobil yang keluar dari jalur perakitan di pabrik tersebut adalah kendaraan listrik murni.
Keberhasilan BMW dalam meningkatkan skala produksi didukung oleh sistem manufaktur fleksibel yang disebut BMW iFACTORY. Strategi ini memungkinkan berbagai jenis penggerak mesin dirakit dalam satu jalur produksi yang sama.
Melalui model “technology-open”, BMW dapat menyesuaikan kapasitas produksi dengan cepat sesuai permintaan pasar. Hal ini memungkinkan perakitan mobil listrik, hibrida, hingga mesin pembakaran internal (ICE) berjalan secara berdampingan.
Spesifikasi Teknis BMW i5 M60 xDrive
Unit ke-2 juta, BMW i5 M60 xDrive, merupakan salah satu model paling bertenaga dalam jajaran saat ini. Mobil ini menghasilkan tenaga sebesar 442 kW (601 hp) dengan torsi puncak mencapai 795 Nm.
Kemampuan akselerasinya tercatat mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 3,8 detik saja. Berdasarkan pengujian WLTP, i5 M60 memiliki jarak tempuh elektrik antara 455 km hingga 516 km.
Pertumbuhan Penjualan dan Target Masa Depan
BMW Group telah mengirimkan 442.072 unit EV secara global sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Model listrik murni kini menyumbang sekitar 18% dari total penjualan grup. Kedepannya, BMW menargetkan pengiriman kumulatif lebih dari 10 juta unit EV secara global pada tahun 2030.
Untuk mendukung target tersebut, BMW tengah bersiap meluncurkan platform Neue Klasse di pabrik Munich pada musim panas 2026. Fasilitas di Munich tersebut diproyeksikan akan memproduksi kendaraan listrik sepenuhnya mulai tahun 2027.






















