Bellingham Kembali Jadi Starter, Real Madrid Tetap Rapuh di Tahan Girona

Real Madrid Kembali Kehilangan Momentum dalam Perburuhan Gelar La Liga

Real Madrid kembali mengalami kekecewaan dalam perburuan gelar La Liga setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Girona, Jumat (10/4). Hasil ini memperlihatkan bahwa Los Blancos masih kesulitan untuk menjaga momentum yang mereka miliki sebelumnya.

Laga ini menjadi sorotan karena kembalinya Jude Bellingham sebagai starter untuk pertama kalinya sejak Februari lalu. Meskipun kehadirannya diharapkan bisa membawa perubahan positif, namun performa tim tetap tidak maksimal.

Sebelum pertandingan ini, Bellingham sempat ditarik keluar hanya dalam 10 menit saat menghadapi Rayo Vallecano dan absen selama sembilan pertandingan. Termasuk dua kemenangan penting atas Manchester City di Liga Champions. Ia baru kembali tampil sebagai pemain pengganti dalam tiga laga terakhir, tetapi kali ini ia dipercaya untuk tampil sejak menit awal.

Madrid sebenarnya memiliki peluang besar untuk memangkas jarak tujuh poin dari pemuncak klasemen, Barcelona. Bermain di hadapan sekitar 70.000 pendukung, kemenangan menjadi target mutlak bagi tim asuhan Carlo Ancelotti.

Gol pembuka akhirnya hadir pada awal babak kedua melalui tendangan jarak jauh Federico Valverde. Bola yang tampak mudah justru gagal diamankan kiper Girona dan membawa Madrid unggul 1-0. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Tim tamu langsung merespons cepat lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan Thomas Lemar, membuat skor kembali imbang.

Tak lama setelahnya, Bellingham ditarik keluar. Masuknya Arda Güler serta sejumlah pergantian lain yang dilakukan pelatih Álvaro Arbeloa belum mampu mengubah keadaan. Sepanjang laga, Madrid tampil dominan, tetapi kembali kesulitan mengonversi tekanan menjadi peluang matang. Di lini belakang, mereka juga masih terlihat rapuh.

Hasil ini memperpanjang tren negatif Madrid setelah sebelumnya menelan kekalahan 1-2 dari Mallorca di La Liga dan dari Bayern Munich di leg pertama perempat final Liga Champions.

Sementara itu, Girona tetap bertahan di posisi ke-12 klasemen sementara. Mereka berhasil menunjukkan performa yang cukup solid dalam laga ini meskipun harus berhadapan dengan salah satu tim terkuat di Spanyol.

Pemain Kunci dan Strategi Pelatih

Jude Bellingham menjadi salah satu pemain kunci dalam laga ini. Meskipun ia kembali tampil sebagai starter, performanya tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan. Dalam beberapa kesempatan, ia mencoba memberikan umpan yang tepat, tetapi kurang efektif.

Di sisi lain, pelatih Álvaro Arbeloa melakukan beberapa pergantian strategis. Ia memasukkan Arda Güler dan pemain lainnya untuk menciptakan perubahan dalam permainan. Sayangnya, strategi ini tidak berhasil menghasilkan gol tambahan.

Performa Madrid dalam Beberapa Laga Terakhir

Selama beberapa laga terakhir, Madrid sering kali mengalami kekalahan atau hasil imbang. Mereka kalah dari Mallorca di La Liga dan dari Bayern Munich di Liga Champions. Hal ini menunjukkan bahwa tim sedang dalam masa sulit dan perlu segera memperbaiki performa mereka.

Kesimpulan

Laga melawan Girona menjadi bukti bahwa Real Madrid masih menghadapi tantangan besar dalam perburuhan gelar La Liga. Meskipun memiliki peluang besar, mereka gagal memanfaatkannya dengan baik. Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif yang mereka alami belakangan ini.