Patrolmedia, Batam – Sebanyak 80 unit kendaraan hias dari berbagai kecamatan hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) siap ikut pawai takbir Batam hari ini, Jumat malam (20/3/2026) malam.
Puluhan mobil hias tersebut dipersiapkan untuk memeriahkan malam Idul Fitri 1447 Hijriah di Batam yang dipastikan bakal pecah.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebut parade kendaraan hias ini bagian dari syiar Islam yang rutin dinantikan masyarakat.
Tak sekadar berkeliling, puluhan mobil ini akan beradu kreativitas dekorasi bertema Islami.
“Mari kita ramaikan dan semarakkan. Pawai takbir ini merupakan bagian dari syiar Islam yang harus dijaga bersama,” ujar Amsakar dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Estimasi 70 hingga 80 kendaraan hias akan ambil bagian dalam pawai tahun ini. Peserta berasal dari kafilah kecamatan, kelurahan, OPD, hingga unsur Forkopimda Kota Batam.
Bukan asal hias, Pemko Batam menetapkan aturan ketat demi keamanan:
- Jenis Mobil: Hanya diperbolehkan mobil pikap atau lori maksimal 6 roda.
- Dimensi Raksasa: Tinggi dekorasi maksimal 4 meter dengan jarak 50 cm dari aspal.
- Personel: Setiap mobil diisi 7 hingga 10 orang yang melantunkan takbir.
Nantinya, setiap kendaraan akan dinilai oleh juri. Aspek penilaian meliputi keindahan dekorasi, kekompakan peserta, hingga kemerduan lantunan takbir sepanjang rute.
Rute Lengkap Pawai Takbir
Rombongan 80 kendaraan hias ini akan memulai perjalanan dari pusat kota dan melintasi jalur-jalur protokol utama.
Berikut rutenya:
- Start: Dataran Engku Putri (Batam Centre) pukul 19.30 WIB.
- Melintasi Simpang Pollux dan Simpang Kepri Mall.
- Melewati Flyover Laluan Madani menuju Simpang Gelael.
- Menuju Bundaran Madani dan Hotel 01.
- Finish: Bundaran BP Batam dan kembali ke kawasan Kantor Wali Kota Batam.
Mengingat banyaknya jumlah kendaraan hias yang terlibat, Amsakar mewanti-wanti seluruh peserta untuk tetap disiplin.
Dekorasi yang dibuat dilarang keras mengganggu sistem pencahayaan mobil maupun pandangan pengemudi.
“Kami ingin kegiatan ini berlangsung meriah, namun tetap tertib dan aman agar masyarakat dapat menikmati malam Idul Fitri dengan nyaman,” tegas Amsakar.
Pawai ini diharapkan menjadi hiburan visual yang religius bagi warga Batam, sekaligus mempererat harmoni di tengah kehidupan perkotaan yang dinamis.
(Ipl/EN)























