
Patrolmedia, Jakarta – Yudo Sadewa, putra Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal isu teror santet yang dikirim ke rumah keluarganya.
Kabar horor itu sampaikan Yudo melalui unggahan Instagram Story di akun @8a41121a.
Yudo menyebut rumah keluarganya di teror santet seperti yang diyakini sebagian masyarakat di Indonesia.
Namun, ia memilih menanggapi fenomena itu dengan pendekatan rasional dan keimanan, bukan takhayul.
“Keluarga kami diteror oleh santet di rumah. Semakin Anda percaya maka santet itu makin kuat, jadi saya usahakan bilang satu keluarga untuk jangan percaya pada begituan. Percayalah kepada Allah jangan percaya takhayul,” tulis Yudo, dikutip dari IG Story 8a41121a, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, berbagai kejadian aneh yang sering dikaitkan dengan santet atau kerasukan lebih tepat dijelaskan lewat logika dan sains.
“Tidak ada yang namanya hantu santet dan kesurupan. Mereka semua adalah ulah jin yang memanipulasi pola pikir manusia sehingga menciptakan halusinasi yang seolah-olah terlihat nyata untuk takut selain kepada Allah,” tulisnya.
“Jangan berpikir dengan logika mistika, berpikirlah secara ilmiah,” tulis Yudo lagi.
Putra Menkeu Purbaya itu juga menepis kabar yang menyebut keluarganya mendapat “kiriman darah segar”, sebagaimana ramai dibicarakan di TikTok. Menurutnya, informasi itu tidak benar alias hoaks.
Menurutnya, kejadian yang sebenarnya terjadi di rumah keluarganya bukanlah praktik mistik, melainkan fenomena yang disebut poltergeist.
Fenomena ini, kata Yudo, ditandai dengan benda-benda yang berpindah atau hilang dengan sendirinya, serta perilaku aneh hewan peliharaan tanpa sebab yang jelas.
“Aku sedang melihat. Di Tik Tok katanya dapat kiriman darah segar? Tetapi itu hoax. Kejadian sebenarnya adalah Poltergeist. Di mana barang yang suka hilang dan berpindah dengan sendirinya. Serta anjing dan kucing yang saya pelihara suka mengeong atau menggonggong di satu sudut tanpa adanya alasan yang jelas,” tulisnya.
Di tengah derasnya arus media sosial yang gemar memelintir kisah mistik menjadi tontonan, Yudo mengingatkan publik agar tidak kehilangan akal sehat.
Fenomena santet, memang kerap menjadi bahan perdebatan antara keyakinan dan rasionalitas. Di satu sisi, masih banyak warga +62 yang percaya pada kekuatan gaib.
Namun di sisi lain, pemikiran seperti Yudo mencoba mengingatkan di era kecerdasan buatan dan teleskop ruang angkasa, sebaiknya ketakutan terhadap santet disimpan saja di rak mitos, bersama kisah hantu di bawah ranjang.
(Iwn/EN)




















