
Patrolmedia, Seoul – Hujan deras yang mengakibatkan banjir di Seoul Korea Selatan telah melumpuhkan aktivitas penduduk di kota metropolis tersebut.
Video: Banjir Rendam se-Kota Seoul Korsel, Ratusan Warga Tak Bisa Pulang ke Rumah
Banjir di Seoul ini terjadi pada Rabu (13/8/2025) pagi, telah merusak ratusan jalan dan rumah, memaksa hampir 1.000 orang mengungsi dan merenggut 1 nyawa.
Melansir ABCNews, hujan mulai mereda pada Kamis sore (14/8/2025), dan badan meteorologi Korea Selatan memperkirakan hujan akan mereda lebih lanjut di sore hari.
Sekitar 270 hingga 320 milimeter (10,6 hingga 12,5 inci) turun di beberapa bagian Seoul dan kota-kota terdekat termasuk Paju, Incheon, dan Gimpo.
Dalam video amatir yang diabadikan warga Seoul, terlihat pertokoan dan kendaraan warga terendam banjir di jalan, bak sungai berwarna coklat.
Dalam rekaman video, banjir juga melewati eskalator di pusat perbelanjaan.
Penduduk berusaha menyelamatkan harta benda mereka dari properti yang rusak akibat banjir bandang.
Seiring dengan meningkatnya intensitas hujan, pihak berwenang mengeluarkan peringatan banjir dan tanah longsor untuk wilayah di dekat sungai, anak sungai, dan perbukitan.
Para pejabat menutup puluhan taman di tepi sungai dan lebih dari 100 jalur pendakian, sembari mengirimkan pesan teks yang memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap banjir, tanah longsor, dan bangunan yang rusak.
Petugas darurat menyelamatkan setidaknya 145 orang dan menanggapi ratusan laporan gangguan jalan.
Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korsel mengatakan, hingga Kamis pagi, (14/8/2025), listrik telah pulih untuk sekitar 4.000 rumah tangga yang sempat padam semalam.
“Lebih dari 800 orang terpaksa mengungsi dan 759 orang belum dapat kembali ke rumah mereka hingga pukul 11 pagi hari Kamis,” kata Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korsel dalam pernyataan resminya.
Di Unnam-dong, Distrik Jung, sebuah rumah dan jalan di dekatnya terendam pada pukul 5:39 pagi, yang mendorong respons darurat.
Sekitar waktu yang sama, rumah-rumah di Juan-dong di Distrik Michuhol, Gajeong-dong di Distrik Seo dan Jakjeon-dong di Distrik Gyeyang juga terendam banjir.
Petugas pemadam kebakaran melakukan pekerjaan drainase. Pada pukul 4:35 pagi, Stasiun Pompa Namdong 2 di fasilitas Seunggi milik Perusahaan Lingkungan Incheon di Distrik Namdong terendam.
Kota ini telah menutup 3 jalan dan membatasi akses ke 12 aliran sungai.
Peringatan hujan lebat berlaku di Kabupaten Ongjin pada pukul 7 pagi dan di pedalaman Incheon dan Kabupaten Ganghwa pada pukul 8:30 pagi.
Peringatan tanah longsor juga dikeluarkan di Ongjin pada pukul 10:52 pagi.
Para pejabat memperingatkan bahwa wilayah-wilayah ini menghadapi risiko tinggi banjir bandang atau luapan sungai. Warga diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan menghubungi 119 untuk meminta bantuan jika diperlukan.
“Badai petir dan kilat diperkirakan terjadi di wilayah-wilayah yang hujan, jadi harap berhati-hati terhadap kecelakaan,” kata seorang pejabat KMA, dilansir dari Korea JungAng daily.
Dari banjir Korsel ini, tidak ada laporan penerbangan terganggu akibat hujan deras.
(Ipl/Ft)






















