
“SAYA MENENTANG GENOSIDA. SAYA MENDUKUNG TINDAKAN PALESTINA.”
Patrolmedia, London -:- Aksi protes pro-Palestina di jantung kota London bikin geger. Polisi Inggris menangkap 20 demonstran yang dituduh terlibat dalam aksi yang dikategorikan sebagai tindak pidana terorisme, Sabtu (5/7/2025).
Video: Pro Palestina, Pendemo Bentrok dengan Polisi Inggris
Ini bukan sekadar demo biasa, mereka dituding terlibat dengan Palestine Action, kelompok yang bulan lalu resmi dicap organisasi terlarang oleh pemerintah Inggris.
Langkah keras ini datang setelah para aktivis nekat menerobos pangkalan Royal Air Force (RAF) dan merusak 2 pesawat militer sebagai bentuk protes terhadap dukungan Inggris terhadap Israel.
Akibatnya, pemerintah langsung mengaktifkan UU Antiterorisme dan sejak Jumat malam larangan terhadap Palestine Action mulai berlaku penuh.
Menurut hukum Inggris, siapa pun yang menunjukkan dukungan terhadap kelompok terlarang seperti Pro Palestina, baik lewat ucapan, simbol atau tindakan, bisa kena hukuman hingga 14 tahun penjara dan/atau denda besar.
Saat ini, total sudah ada 81 kelompok yang masuk daftar hitam, termasuk Hamas, al-Qaeda, dan ISIS.
Demonstrasi Panas di Westminster
Sabtu sore, para pendukung masih turun ke Parliament Square, Westminster. Mereka membawa poster tegas, salah satunya bertuliskan:
“SAYA MENENTANG GENOSIDA. SAYA MENDUKUNG TINDAKAN PALESTINA.”
Beberapa ditangkap di dekat patung Mahatma Gandhi, sambil tetap meneriakkan dukungan mereka ke Palestina.
Sky News mengabadikan momen saat beberapa demonstran digelandang keluar dengan tangan diborgol.
Sementara itu, PBB menuding Israel melakukan tindakan genosida dalam konflik Gaza yang terus memanas sejak serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.
Israel sendiri seperti biasa menolak mentah-mentah tudingan tersebut.
Protes Menyasar Parade Pride
Di tempat lain, aksi protes makin panas. 5 aktivis dari Youth Demand bikin kehebohan saat mereka melempar cat merah ke kendaraan milik perusahaan teknologi Cisco yang ikut parade Pride.
Tak berhenti di situ, mereka juag membuka tab truk, melempar pesan politik lalu nekat nempel diri ke kendaraan itu.
Polisi langsung tangkap mereka, tapi parade Pride tetap jalan terus. Youth Demand menyebut mereka muak melihat kejahatan terhadap kemanusiaan dibungkus bisnis.
Cisco yang mereka targetkan lantaran dituding memasok teknologi yang membantu operasi militer Israel.
Saat dimintai komentar oleh Reuters, pihak Cisco belum mengeluarkan tanggapan.
Intinya, pemerintah Inggris makin keras terhadap aktivis pro-Palestina, tapi publik terutama anak muda, tak tinggal diam.
Aksi balasan, meski kontroversial, semakin lantang dan terang-terangan. Satu hal pasti, suhu politik Inggris soal Palestina-Israel saat ini sedang mendidih.
Editor: Erwin Syahril























