Video: Kilang Minyak Israel Terbesar, Bazan di Pelabuhan Haifa Diledakkan Rudal Iran

Kilang Minyak Israel
Penampakan sebelum dan sesudah kilang minyak Bazan Group
Kilang Minyak Israel
Penampakan sebelum dan sesudah kilang minyak Israel di pelabuhan Haifa dihantam rudal Iran. Kini, Bazan Group tutup total. (Fotk: Screenshot)

Patrolmedia, Teheran -:- Serangan rudal Iran bikin lumpuh total jantung energi Israel. Bazan Group, perusahaan kilang minyak Israel terbesar di negara itu, resmi mengumumkan seluruh fasilitas di Pelabuhan Haifa ditutup total.

Video: Kilang Minyak di Pelabuhan Haifa Israel Diledakkan Iran

Rudal Iran menghantam keras kompleks kilang mereka Minggu (15/6/2025) malam lalu, memicu kebakaran besar dan kerusakan sistemik.

3 karyawan tewas dalam serangan sebelum subuh itu. Api berkobar hebat dan sampai Senin (16/6/2025) malam waktu setempat, tim pemadam masih jungkir balik berusaha menjinakkannya.

Video amatir yang beredar menunjukkan kobaran api menjilat langit malam dan benar-benar chaos.

“Pembangkit listrik rusak parah. Semua unit produksi dan anak perusahaan terpaksa ditutup,” kata Bazan dalam pernyataan resmi ke Bursa Efek Tel Aviv, dikutip media Israel The Times of Israel dan kantor berita Anadolu, Rabu (18/6/2025).

Sekarang, Bazan sedang buru-buru bareng Israel Electric Corporation untuk memulihkan pasokan listrik.

Tapi masalahnya bukan cuma listrik. Rudal Iran juga merusak jaringan pipa dan sistem transmisi energi di lokasi. Bisa dibilang, sistem vital mereka babak belur.

Meski begitu, perusahaan menyebut penyulingan minyak masih berusaha jalan, walau unit-unit lain rem total.

“Pembangkit uap dan listrik kami kena hantam cukup serius. Dampaknya? Luar biasa,” tulis Bazan dalam laporan ke bursa saham.

Intinya, sampai kondisi terkendali, semua operasional di kompleks kilang dan afiliasinya off.

Bazan juga belum bisa pastikan skala kerusakan penuh dan masih mencari jalan keluar untuk minimalisir dampak ke jangka panjang.

Serangan ini terjadi di tengah panasnya perang udara antara Iran dan Israel yang telah berlangsung 4 hari berturut-turut.

Korban jiwa melonjak tajam, 244 tewas di Iran dan 24 di Israel. Eskalasinya dipicu serangan udara mendadak Israel ke beberapa titik vital di Iran pekan lalu.

 

Editor: Fatmi Rahim