PT Pindad dan KG Mobility Korsel Bakal Produksi Mobil Nasional dan Bus Listrik

PT Pindad dan KG Mobility
Mobil nasional buatan
PT Pindad dan KG Mobility
PT Pindad memproduksi mobil MV3 Garuda Limousine, yang digunakan sebagai kendaraan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Pindad). PT Pindad juga memproduksi bus listrik Transjakarta. (Foto: Kompas)

Patrolmedia, Seoul -:- PT Pindad dan KG Mobility Corporation yang merupakan produsen mobil asal Korsel (Korea Selatan), resmi bermitra untuk memproduksi mobil nasional dan bus listrik.

Pabrikan mobil Korsel tersebut telah menandatangani perjanjian awal (hoa) dengan Perusahaan Pertahanan milik Indonesia, PT Pindad di kantor pusatnya di Bandung, Indonesia, pada Kamis (8/5/25).

PT Pindad
PT Pindad Indonesia dan KG Mobility Corp menunjukkan MoU kerjasama pembuatan mobil nasional dan bus listrik. Penandatanganan ini berlangsung di Bandung, Kamis (8/5/25). (Foto: Pindad)

Penandatanganan MoU itu dihadiri Ketua KG Mobility Kwak Jea-sun dan Chief Executive Officer (CEO) PT Pindad Sigit Santosa.

Berdasarkan kesepakatan, KG Mobility bakal mendukung PT Pindad dalam hal evaluasi, teknologi dan rekayasa produk kendaraan.

PT Pindad dan KG Mobility akan berkolaborasi untuk memperluas skala proyek produksi mobil nasional dan bus listrik yang tengah berlangsung di Indonesia hingga mencapai kapasitas 200.000 unit.

Pada 2024 lalu, KG Mobility mengekspor 1.060 kit knock-down untuk kendaraan sport (SUV) Rexton ke Indonesia.

Produsen mobil Korsel ini juga berencana untuk menambah pengirimannya menjadi 3.000 unit pada 2025 ini.

Pabrikan mobil Korsel ini mengakui kemitraan yang dijalin sebagai bagian dari dorongan perusahaan untuk berekspansi ke pasar negara berkembang.

“Sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, dan kami akan melakukan segala upaya untuk memperluas penjualan melalui daya saing produk dan strategi pemasaran kami yang berbeda,” kata Kwak, dalam keterangannya, Selasa (13/5/25), dilansir Yonhap.

Hasil produksi mobil nasional dan bus listrik ini nantinya juga akan dipasarkan ke berbagai negara Asia Tenggara.

 

Editor: Erwin Syahril