Angkatan Udara Ukraina mengumumkan bahwa sebuah pesawat tempur Rusia jenis Su-35 berhasil ditembak jatuh pada hari Rabu, 8 Juli. Kejadian ini terjadi di wilayah timur garis depan. Informasi tersebut didapatkan dari pernyataan resmi yang dipublikasikan oleh Angkatan Udara Angkatan Bersenjata Ukraina melalui akun Telegram mereka.
Dalam pernyataannya, disebutkan bahwa pesawat yang jatuh adalah Su-35, sebuah jet tempur generasi keempat plus yang digunakan oleh Rusia dalam berbagai misi seperti superioritas udara, pengawalan, dan serangan terhadap target darat maupun laut. Sampai saat ini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai situasi penembakan, sistem pertahanan yang digunakan, lokasi pasti kejadian, atau kondisi pilot pesawat tersebut.
Su-35 merupakan versi pengembangan dari keluarga pesawat Su-27 dan termasuk salah satu pesawat tempur paling canggih yang digunakan dalam operasi militer Rusia. Pesawat ini dilengkapi dengan mesin berbasis thrust vectoring, yang meningkatkan kemampuan manuvernya dalam pertempuran udara. Selain itu, Su-35 juga dilengkapi dengan sistem radar dan avionik yang dirancang untuk misi jarak jauh.

Berdasarkan data sumber terbuka, Su-35 mampu mencapai kecepatan hingga mendekati Mach 2,25 atau sekitar 2.400 km/jam. Pesawat ini bisa beroperasi dengan berbagai jenis senjata, termasuk rudal udara-ke-udara, rudal udara-ke-permukaan, dan bom berpemandu. Sejak dimulainya konflik skala penuh dengan Ukraina, Su-35 telah digunakan dalam berbagai tugas misi. Selain memberikan perlindungan udara bagi pesawat lain, jet tempur ini juga digunakan dalam operasi peluncuran senjata berpemandu, khususnya di area dekat garis kontak.

Kehilangan satu unit Su-35 memiliki arti penting secara militer karena pesawat ini merupakan platform bernilai tinggi dan kompleks dengan kapasitas pengganti yang terbatas. Meskipun Moskow jarang mengonfirmasi kehilangan semacam ini, catatan sebelumnya menunjukkan bahwa pesawat dengan model yang sama pernah hilang selama konflik, termasuk satu kasus yang dilaporkan di wilayah Kursk pada Juni tahun lalu.
- Video: UAC mengirim batch terakhir jet tempur Su-35S kepada Kementerian Pertahanan Rusia pada 2025
Tanpa adanya informasi resmi baru, kejadian ini masih menunggu pembaruan mengenai detail operasionalnya. Namun, konfirmasi awal ini memperkuat peran pertahanan udara Ukraina dalam upaya membatasi operasi pesawat Rusia dalam misi serangan dan dukungan di front timur. Dengan kemampuan pertahanan udara yang semakin berkembang, Ukraina terus berusaha mengurangi ancaman dari udara yang berasal dari pasukan Rusia.






















