bali.
DENPASAR – Klasemen Super League 2025-2026 mengalami perubahan signifikan setelah dua pertandingan terakhir pekan ke-35 berlangsung di dua stadion yang berbeda, yaitu Stadion Kapten Dipta di Gianyar dan Stadion PKOR Pemuda di Lampung, kemarin (11/5).
Bali United menjadi tuan rumah dalam laga melawan Borneo FC di Stadion Kapten Dipta. Sementara itu, Bhayangkara FC (BFC) menghadapi Madura United di Stadion PKOR Pemuda.
Bali United Kalah dari Borneo FC
Di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Borneo FC berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3–2 atas Bali United. Gol-gol Bali United dicetak oleh Teppei Yachida pada menit ke-21 dan gol bunuh diri Caxambu dari Borneo FC pada menit ke-76. Namun, Borneo FC mampu menjebol gawang Bali United yang dijaga Mike Hauptmeijer tiga kali. Mariano Peralta mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-49 dan dari titik putih pada menit ke-74. Sedangkan satu gol lainnya dicetak Juan Villa pada menit ke-79.
Kemenangan ini memberikan peluang bagi Borneo FC untuk merebut gelar juara Super League. Mereka kini memiliki poin yang sama dengan Persib Bandung, yaitu 75 poin, setelah 32 kali pertandingan. Meskipun demikian, Persib Bandung masih memimpin klasemen karena unggul head to head.
Persib Bandung Masih Memimpin Klasemen
Meski Borneo FC mendekat, Persib Bandung belum bisa merasa aman. Dua pertandingan tersisa akan menjadi penentu siapa yang layak meraih gelar juara. Borneo FC akan menghadapi Persijap pada 17 Mei dan Malut United pada 23 Mei. Sementara itu, Persib Bandung akan bertandang ke PSM Makassar pada 17 Mei dan menjamu Persijap pada 23 Mei.
Bhayangkara FC Mengalahkan Madura United
Di Stadion PKOR Pemuda, Lampung, Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 3–1. Madura United membuka keunggulan lebih dulu melalui Jordy Wehrmann pada menit ke-5. Namun, Bhayangkara FC mampu bangkit dan mencetak tiga gol di babak kedua. Ryo Matsumura mencetak gol pada menit ke-63, Bernard Doumbia pada menit ke-66, dan Moussa Sidibe pada menit ke-87.
Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC naik ke posisi ketujuh dengan 50 poin. Mereka kini menggeser Bali United yang turun ke posisi kedelapan. Sementara itu, Madura United tetap berada di peringkat ke-15 dengan 32 poin. Mereka masih harus bersaing dengan Persis Solo untuk menghindari degradasi ke Liga 2 musim depan.
Madura United Masih Berjuang Untuk Menghindari Degradasi
Madura United kini memiliki poin lebih banyak daripada Persis Solo, yang hanya mengumpulkan 28 angka. Jika Madura United gagal meraih kemenangan dalam dua laga sisa, sedangkan Persis Solo menang, maka Laskar Sape Kerrab dipastikan turun ke Liga 2 musim depan.
Laga-laga sisa yang akan dijalani oleh Madura United antara lain bertandang ke Yogyakarta melawan PSIM pada 17 Mei dan menjamu PSM Makassar pada 23 Mei. Sementara itu, Persis Solo akan menjamu Dewa United pada 17 Mei dan bertandang ke Tangerang melawan Persita pada 23 Mei.
Perburuan Gelar Juara dan Degradasi Terus Bergulir
Kompetisi Super League 2025-2026 terus menunjukkan persaingan yang ketat. Baik dalam perburuan gelar juara maupun ancaman degradasi, semua tim masih memiliki peluang untuk mengubah posisi mereka. Dengan dua laga tersisa, segalanya masih bisa berubah.


















