bali.
DENPASAR – Johnny Jansen tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Bali United kalah dari tim tamu Borneo FC dalam pertandingan pekan ke-32 Super League 2025-2026, kemarin (11/5) dengan skor akhir 2-3. Meski bangga dengan perjuangan Ricky Fajrin dan rekan-rekannya, hasil yang diraih jauh dari harapan.
Dua gol Bali United dicetak oleh Teppei Yachida pada menit ke-21 dan satu gol bunuh diri pemain Borneo FC, Caxambu di menit ke-76. Sementara itu, Borneo FC berhasil mempermalukan gawang Bali United yang dikawal Mike Hauptmeijer dengan tiga gol di babak kedua. Penyerang Mariano Peralta mencetak dua gol masing-masing di menit ke-49 dan dari titik putih di menit ke-74, sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh Juan Villa di menit ke-79.
“Saya bangga akan permainan tim di babak pertama sehingga kami mampu unggul,” ujar Johnny Jansen.
Namun, situasi berubah ketika masuk babak kedua. Penyerang Borneo FC, Mariano Peralta mulai menemukan performanya dengan mencetak brace. Saat Bali United berusaha mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2, pemain Borneo FC justru mencetak gol kemenangan di menit ke-79.
Menurut Johnny Jansen, pemain Bali United sebenarnya mampu memberikan perlawanan dengan menciptakan banyak peluang melalui Teppei Yachida, Mirza Mustafic, dan Tim Receveur. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat hasil akhir laga tidak berubah.
“Saya kecewa dengan hasil pertandingan ini,” kata Johnny Jansen.
Mantan pelatih PEC Zwolle ini juga memberikan kritik terhadap permainan Borneo FC yang dianggapnya tidak memiliki rasa hormat. Salah satu momen yang membuat kecewa adalah saat pemain Borneo FC terjatuh dan membutuhkan perawatan medis. Striker Bali United, Boris Kopitovic, rela membuang bola untuk menghentikan pertandingan. Namun, ketika momen lemparan bola ke dalam, pemain Borneo FC tidak memberikan bola kepada pemain Bali United.
“Kondisi ini membuat saya kecewa. Penting bagi pemain punya rasa hormat, tetapi saya tidak melihat itu,” tuturnya.
Kemenangan ini membuat Borneo FC berpeluang besar merebut gelar juara Super League, bersaing dengan Persib Bandung yang sebelumnya berhasil mengalahkan Persija dengan skor 2-1. Kini, Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 75 poin dari 32 kali pertandingan.
Di sisi lain, Bali United tertahan di peringkat kedelapan dengan 45 poin, hasil dari 12 kali menang, sembilan kali seri, dan 11 kali kalah.


















