Patrolmedia, Batam – Aksi pengeroyokan di Batam terjadi di wilayah Lubuk Baja. Sebanyak 20 orang menyerbu sebuah kos-kosan.
Mereka menganiaya seorang penghuni hingga mengalami luka-luka.
Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie menyebut pihaknya bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan melalui Call Center 110.
Pengeroyokan di Batam ini terjadi di belakang Van Hollano Bakery, Simpang Martabak Har, Sabtu (18/04/2026) dini hari.
“Respon cepat ini merupakan implementasi nyata dari program pelayanan Polri melalui Call Center 110. Petugas piket patroli Batara Biru langsung meluncur ke TKP,” ujar Kompol Deni Langie dalam keterangannya.
Berdasarkan keterangan pelapor, Muhammad Irvan Saragih, kejadian bermula saat suasana tenang tiba-tiba pecah oleh keributan.
Korban, Kevin Aditian Akbar, menjadi sasaran amuk massa yang diduga berjumlah puluhan orang.
“Setibanya di lokasi sekitar pukul 04.55 WIB, petugas mendapati benar telah terjadi peristiwa pengeroyokan. Diduga dilakukan oleh sekelompok orang berjumlah sekitar 20 orang,” jelasnya.
Namun, saat polisi tiba di lokasi, para pelaku sudah tidak ada di tempat. “Para pelaku telah melarikan diri saat petugas sampai di TKP,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan saksi dan korban, para pelaku awalnya mendatangi kos-kosan tersebut dan memukul pintu dengan keras.
Aksi provokatif itu memancing penghuni keluar untuk mengecek situasi.
Nahas, saat korban mendekat, salah satu pelaku langsung melayangkan hantaman keras menggunakan helm.
Akibat serangan mendadak itu, korban mengalami luka memar dan lecet di bagian hidung.
Polisi telah mengolah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, di antaranya Trifebrianti dan Eka Rizkining Tiyan.
Petugas juga sudah mendokumentasikan lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
“Korban dan saksi-saksi sudah dibawa ke Polsek Lubuk Baja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini kini ditangani oleh penyidik guna proses hukum lebih lanjut,” tegas Deni.
Polresta Barelang pun mengimbau warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 jika melihat potensi gangguan kamtibmas.
Polisi memastikan akan memberikan respon cepat demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
(Kml/Ft)






















