Hotel  

Komitmen ESG, ARTOTEL Batam Hapus Pemakaian Plastik Sekali Pakai di Kamar

Artotel Batam
Artotel Batam menggunakan key card berbahan kayu sebagai pengganti kartu PVC. (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – ARTOTEL Batam bikin gebrakan berani mendukung keberlanjutan lingkungan.

Sejalan dengan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG), hotel yang dikenal dengan sentuhan seninya ini, resmi menghapus pemakaian plastik sekali pakai di semua area kamar lewat konsep teranyar bertajuk “STAY with Purpose”.

​General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni, menyebut langkah ini komitmen jangka panjang pihaknya untuk mengajak tamu menginap dengan lebih bertanggung jawab terhadap bumi.

​Bagi tamu yang menginap, perubahan ini akan langsung terasa begitu memasuki kamar.

“Kami secara konsisten telah mengganti material plastik dengan berbahan lebih ramah lingkungan dan inovatif,” kata Andi dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Berikut bahan plastik yang diganti dengan material ramah lingkungan, yaitu:

Sedotan Biodegradable:

  • Mengganti sedotan plastik dengan bahan cassava (singkong) yang mudah terurai.

Key Card Kayu:

  • Kartu akses kamar yang biasanya berbahan PVC kini telah berganti menjadi material kayu yang lebih sustainable.

Botol Kaca di Studio 45:

  • Khusus untuk tipe kamar Studio 45, air mineral botol plastik digantik dengan botol kaca. Langkah ini untuk meminimalisir limbah plastik sekaligus menghindari paparan mikroplastik bagi tamu.

​Tak hanya soal plastik, lanjut Andi, pihaknya juga memaksimalkan potensi alam lokal.

Buat tamu VIP, amenities yang disediakan kini berupa anyaman daun kelapa hasil karya tangan tim internal hotel yang dijuluki ‘ARTIST’.

​”Penggunaan bahan alami lokal seperti daun kelapa tidak hanya relevan dengan karakter Batam, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam mengurangi limbah sekaligus efisiensi biaya,” terangnya.

​Meski fokus pada pengurangan limbah, hotel yang berlokask di Penuin ini tetap memperketat standar kesehatan.

Lewat pilar STAY Conscious dan STAY Responsible, semua perlengkapan kamar dibersihkan pakai cairan berstandar food safety (HACCP).

“Pengecekan rutin dengan metode swab test juga dilakukan untuk memastikan furnitur benar-benar steril dari kuman,” kata Andi.

​Dengan transformasi ini, tambah Andi, pihaknya membuktikan jika hotel yang disiplin secara operasional bisa berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

​”Tamu kami kini diajak berkontribusi langsung bagi keberlangsungan lingkungan lewat pilihan tempat menginap yang sadar akan isu bumi,” pungkasnya. (Erwin)