Batam  

Arus Mudik 2026: 43 Ribu Orang Keluar Batam, Penumpang Datang Naik 18%

Arus Mudik Batam
Pergerakan arus mudik di pelabuhan domestik Batam melonjak sejak 13 hingga 16 Maret 2026. (Foto: ist)

Patrolmedia, ​Batam – Arus mudik di pelabuhan domestik Batam melonjak signifikan pada periode awal angkutan Lebaran 2026.

Tercatat, 43.791 jiwa telah meninggalkan Batam dalam kurun waktu 4 hari sejak 13 hingga 16 Maret 2026.

​Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, mengungkap angka keberangkatan itu naik jadi 4,8% dibanding 2025 lalu.

​Sementara untuk penumpang yang tiba di Batam melalui pelabuhan domestik tercatat 23.981 orang.

“Angka kedatangan ini justru mengalami kenaikan yang sangat signifikan, yakni mencapai 18 persen,” kata Benny dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

​Benny menilai tingginya angka pergerakan mencerminkan antusiasme masyarakat yang luar biasa pada musim mudik tahun ini.

Terlebih, adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026 diprediksi bakal menggeser pola perjalanan warga.

​”Berdasarkan tren tahun sebelumnya dan mempertimbangkan kebijakan WFA, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 27 hingga 29 Maret 2026,” katanya.

Lain dari itu, ​BP Batam juga mengeluarkan imbauan keras agar penumpang tidak menggunakan jasa calo.

“Pastikan membeli tiket di loket resmi maupun platform daring yang bekerja sama dengan operator guna menghindari praktik calo,” sebut Benny.

​Di lokasi berbeda, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut optimalisasi pelayanan menjadi prioritas utama.

BP Batam telah menyiagakan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di sejumlah titik strategis sebagai pusat kendali operasional.

Adapun titik posko tersebut tersebar di:

  • ​Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur
  • ​Terminal Ferry Sekupang
  • ​Pelabuhan Harbour Bay
  • ​Terminal Bintang 99 Persada (Pelni)

​”Kami memastikan seluruh fasilitas pelabuhan, jadwal kapal, serta sistem pelayanan berjalan optimal. Posko ini menjadi pusat kendali untuk merespons cepat setiap dinamika di lapangan,” kata Amsakar.

​Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra juga memastikan pihaknya terus memperkuat koordinasi antar-instansi demi menjamin keamanan penumpang.

Li Claudia bahkan telah mengecek langsung ke Terminal Ferry Domestik Sekupang pada Minggu (15/3) lalu.

​”Kesiapan layanan terus diperkuat di seluruh titik pelabuhan. Keamanan di titik-titik padat penumpang menjadi atensi khusus kami agar perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman,” tutupnya.

 

(Kml/Ft)