Jembatan Kembar Padang Panjang Dioperasikan H-10 Untuk Mudik Lebaran 2026

Jembatan Kembar Padang Panjang
Jembatan kembar Padang Panjang tengah dalam pengerjaan dan bakal dioperaskan jelang lebaran 2026. (Foto: Ist)

Patrolmedia, Padang – Jembatan Kembar Padang Panjang dipastikan siap berfungsi total untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hal ini disampaikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) membawa kabar baik bagi para pemudik.

Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menyebut jembatan Kembar Padang Panjang Silaing akan dioperasikan pada H-10 hingga H+10 Lebaran.

Saat ini, perbaikan di salah satu sisi jembatan sudah menunjukkan progres signifikan.

“Saat ini hanya difungsikan satu jembatan, namun pekerjaan di bagian kanan bornya sudah selesai. Jadi nanti di H-10 sampai H+10 akan difungsikan dua-duanya,” kata Elsa di Kota Padang, Sabtu (7/3/2026), dikutip dari Antara.

Untuk menjamin kenyamanan pengendara, BPJN akan memindahkan seluruh alat berat dari lokasi proyek sebelum masa mudik dimulai.

Hal ini dilakukan agar tidak ada hambatan fisik bagi kendaraan yang melintas.

Secara struktur, Elsa menegaskan Jembatan Kembar tidak mengalami penurunan kondisi pascabencana akhir 2025 lalu.

Fokus utama saat ini hanyalah pengamanan sisi jembatan dari gerusan air sungai.

Terkait kapasitas beban, jembatan ini sebenarnya mampu menahan beban sesuai standar jalan nasional.

Berikut rincian aturannya:

  • Kendaraan Pribadi: Roda empat dapat melintas normal.
  • Truk & Logistik: Kendaraan seperti pengangkut BBM akan mengikuti aturan khusus dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur.
  • Kapasitas Beban: Mampu menahan Muatan Sumbu Terberat (MST) hingga 10 ton.

BPJN juga terus memantau kemantapan jalan di kawasan Lembah Anai. Saat ini, petugas masih fokus pada penguatan badan jalan dan penambalan lubang.

“Semua titik sudah dilakukan perbaikan dan selanjutnya akan dilakukan penutupan lubang-lubang. Targetnya Juli 2026 tidak ada lagi jalan yang berlubang,” tegas Elsa.

Mengingat kawasan Lembah Anai rawan longsor karena berada di perbukitan, BPJN juga menyiagakan alat berat di titik strategis.

Tim reaksi cepat disiapkan untuk bergerak seketika jika terjadi bencana demi menjaga urat nadi transportasi Sumbar tetap tersambung.

 

(Kml/Ft)