
Ia pun mengapresiasi langkah Panitia Nasional Perayaan Nyepi yang menginisiasi gerakan sosial berskala nasional ini.
”Terima kasih kepada semua Panitia Nasional yang telah melahirkan inisiatif luar biasa dalam membangun kepedulian terhadap sesama dan alam semesta,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Duija berharap pertemuan momentum Nyepi dan suasana menuju Idul Fitri tahun ini menjadi simbol moderasi beragama di Indonesia.
”Refleksi yang diberikan oleh Tuhan di mana kegiatan hari Nyepi bertepatan dengan hari Idul Fitri (suasana Ramadan), semoga menjadi momentum dalam kebersamaan dan toleransi serta moderasi beragama,” tambah Duija.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
(Ipl/Ft)






















