Patrolmedia, Batam – Kecamatan Bengkong mengajukan 90 usulan kegiatan melalui program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan serta Pemberdayaan Masyarakat (PSPK-PM).
Selain infrastruktur lingkungan, penanganan banjir menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bengkong tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Golden Prawn Bengkong pada Jumat (30/1/2026) ini merinci usulan dari 4 kelurahan.
Berikut adalah sebarannya:
- Kelurahan Tanjungbuntung: 40 usulan
- Kelurahan Bengkong Sadai: 22 usulan
- Kelurahan Bengkong Laut: 16 usulan
- Kelurahan Bengkong Indah: 12 usulan
Selain pos anggaran PSPK-PM, pihak kecamatan juga menyodorkan 20 usulan prioritas non-PSPK.
Fokus utamanya adalah perang melawan banjir di titik-titik rawan.
Beberapa proyek strategis yang masuk radar antara lain peningkatan drainase perkotaan di kawasan Bengkong Aljabar, pembangunan tembok penahan (batu miring) perbatasan, hingga dinding penahan tebing di Bengkong Ratu.
Anggaran Terbatas
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Firmansyah mengingatkan seluruh usulan akan melalui proses penyaringan ketat.
Hal ini disebabkan adanya ketimpangan antara nilai usulan dan kemampuan keuangan daerah.
“Proyeksi APBD Kota Batam tahun 2026 sebesar Rp 4,2 triliun, sementara akumulasi usulan dari seluruh kecamatan mencapai lebih dari Rp 12 triliun,” kata Firmansyah.
Dengan selisih angka yang cukup jauh tersebut, Pemko Batam harus menetapkan skala prioritas.
Meski sektor pendidikan dan kesehatan tetap jadi yang utama, kebutuhan infrastruktur dasar warga tetap mendapat perhatian.
Firmansyah juga menyoroti kendala teknis yang sering membuat usulan warga “mental”.
Sejumlah proyek belum terealisasikan bukan karena kekurangan dana semata, melainkan kendala pada tahap input dan verifikasi data.
“Perbaikan sistem dilakukan tahun ini. Kami berharap usulan yang sempat tertunda bisa kembali masuk dalam prioritas penganggaran tahun 2027 melalui perbaikan administrasi yang lebih baik,” pungkasnya.
Musrenbang ini dihadiri Wakil Ketua III DPRD Batam Yunus Muda, anggota dewan lainnya, Asni dan Mesrawati.
Hadir pula para kepala OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
(Kml/Ft)






















