Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang digelar di Hotel Horison Makassar pada Senin, 8 Desember 2025, diwarnai kericuhan. Insiden ini terjadi ketika sejumlah massa tiba-tiba memasuki arena Musda dan menyasar para pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI serta pimpinan sidang.
Kericuhan tersebut memicu aksi saling dorong dan adu pukul antar peserta. Bahkan, massa juga sempat menarik baliho Musda KNPI Sulsel. Panitia penyelenggara dengan sigap berusaha meredam situasi panas tersebut agar tidak berlarut-larut.
Dua Kader Gerindra Bersaing Ketat
Musda KNPI Sulsel kali ini mempertemukan dua kader Partai Gerindra, yaitu Vonny Ameliani Suardi dan Fadel Tauphan Ansar. Keduanya bersaing ketat untuk memperebutkan dukungan dari 75 suara yang berasal dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II se-Sulawesi Selatan.
- Vonny Ameliani Suardi dilaporkan mendaftarkan diri dengan membawa dukungan dari 27 OKP dan 15 DPD II.
- Sementara itu, Fadel Tauphan Ansar mengklaim telah mendapatkan dukungan dari 49 OKP.
Persaingan antara Vonny dan Fadel ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua kader dari partai yang sama dalam perebutan kursi ketua KNPI Sulsel.
Kronologi Kericuhan
Awalnya, Musda KNPI Sulsel berjalan dengan lancar dan tertib. Para peserta tampak duduk dengan tenang mengikuti jalannya sidang. Namun, suasana berubah drastis ketika sekelompok massa tiba-tiba masuk ke dalam arena Musda dan memicu kericuhan.
Berikut adalah poin-poin penting terkait kronologi kericuhan:
- Massa yang datang dikabarkan menyasar para pengurus DPP KNPI dan pimpinan sidang.
- Aksi saling pukul dan dorong tak terhindarkan di antara peserta Musda.
- Baliho Musda KNPI Sulsel juga menjadi sasaran amukan massa.
- Peserta saling kejar di dalam ruangan, sementara sebagian lainnya berusaha melerai.
- Beberapa peserta terlihat merekam kejadian tersebut dengan telepon seluler mereka.
- Kericuhan berhasil diredam oleh panitia yang bertindak cepat menenangkan peserta.
Pertarungan Head to Head Kader Gerindra
Musda KNPI Sulsel kali ini menjadi ajang pertarungan head to head antara dua kader Gerindra, yaitu Fadel Tauphan Ansar dan Vonny Ameliani Suardi. Fenomena ini mengingatkan pada persaingan serupa yang terjadi pada tahun 2013 lalu, ketika Mizar Roem berhadapan dengan Yessi Yoanna Ariestiani. Mizar akhirnya terpilih sebagai Ketua KNPI Sulsel pada saat itu.
Setelah 12 tahun berlalu, persaingan head to head kembali terjadi di Musda KNPI Sulsel, menambah daya tarik tersendiri bagi jalannya musyawarah ini.
Klaim Dukungan dari OKP dan DPD II
Vonny Ameliani Suardi menjadi pendaftar pertama sebagai bakal calon Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Sulsel pada Musda XIV ini. Ia datang mendaftar didampingi oleh sejumlah ketua organisasi kepemudaan (OKP) di kantor KNPI Sulsel.
Muhammad Iswal, Koordinator Steering Committee Musda KNPI Sulsel, mengungkapkan bahwa Vonny Ameliani menyerahkan 27 rekomendasi dukungan OKP untuk mendaftar sebagai kandidat ketua KNPI Sulsel.
Iswal menambahkan, “Dari hasil pemeriksaan berkas, saudara Vonny Ameliani Suardi membawa dukungan 27 OKP dan 15 DPD II. Berkas pendaftaran bakal calon dinyatakan lengkap untuk selanjutnya diverifikasi.”
Vonny sendiri optimistis bahwa dukungan dari OKP akan terus bertambah, termasuk dukungan dari DPD II KNPI di tingkat kabupaten/kota.
“Insya Allah ini akan bertambah, karena kita juga tidak mau buka semua. Yang jelas, kita ingin Pemuda Sulsel bersatu dan solid,” ujar Vonny Ameliani.
Sementara itu, Fadel Tauphan Ansar mendaftar dengan membawa 12 rekomendasi. Ia menegaskan kesiapannya untuk maju dan membawa semangat penyatuan KNPI Sulsel. Fadel mengaku telah menjalin komunikasi dengan para senior dan memastikan dukungan dari berbagai organisasi kepemudaan.
“Saya silaturahmi ke senior-senior. Banyak potensi yang bisa kita maksimalkan. Kita sudah mendaftar, namun tidak semua dukungan harus dipublikasikan. Hari ini kita berkumpul, besok kita memenangkan Musda,” kata Fadel.
Fadel juga mengklaim telah mengantongi dukungan dari 49 OKP dalam bentuk rekomendasi.
Terkait dengan rivalitasnya di Musda KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Suardi, yang sama-sama berasal dari kader Gerindra, Fadel menyatakan bahwa tidak ada masalah.
“Insyaallah saya akan berjuang agar KNPI Sulawesi Selatan menjadi satu. Kami bertarung sehat,” katanya.























